Pencarian

ITE Business Session di Trade Expo Indonesia 2026 Buka Jalan Eksportir RI Masuk Pasar Rusia dan Eurasia

Senin, 26 Oktober 2026 • 08:16:31 WIB
ITE Business Session di Trade Expo Indonesia 2026 Buka Jalan Eksportir RI Masuk Pasar Rusia dan Eurasia
Sesi ITE Business Session di Trade Expo Indonesia 2026 dibuka oleh Direktur Pengembangan Pasar Ekspor dan Informasi Kemendag RI Bayu Nugroho.

TANGERANG — Kegiatan bertajuk ITE Business Session itu menjadi wadah bagi pelaku usaha nasional untuk mengenal lebih dekat tiga pameran unggulan ITE Group di Moskow, Rusia, yakni MosBuild, WorldFood Moscow, dan MITT. Debindo hadir sebagai perwakilan resmi ITE Group di Indonesia dalam penyelenggaraan sesi tersebut.

Sesi dibuka oleh Bayu Nugroho, Direktur Pengembangan Pasar Ekspor dan Informasi di Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI. Menurutnya, Rusia merupakan pasar yang sangat besar dan dapat menjadi penggerak aktivitas ekspor produk Indonesia.

Siapa Saja Pembicara yang Hadir

ITE Business Session menghadirkan empat narasumber dengan latar belakang berbeda. Mereka adalah Ardianto Mahdi Wibowo, Atase Perdagangan RI di Moskow; Nabil Ramadhana, ITE Group Country Representative di Indonesia; Aleksei Kuskov, Deputy Trade Representative pada Perwakilan Dagang Federasi Rusia di Indonesia; serta Hengky Prasetiya, Account Manager PT Tatalogam Lestari.

Kehadiran perwakilan dari kedua negara memberi gambaran langsung soal peluang dan persyaratan masuk pasar Eurasia. Peserta sesi mendapat penjelasan dari sisi pemerintah Indonesia, perwakilan pameran, hingga pelaku usaha yang telah berpengalaman.

Potensi Pasar EAEU: 186 Juta Penduduk, GDP USD 3,02 Triliun

Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) memiliki populasi 186 juta jiwa dengan produk domestik bruto sekitar USD 3,02 triliun pada 2025. Meski wilayahnya besar, ekspor Indonesia ke EAEU baru mencapai sekitar USD 2,1 miliar pada 2025, naik dari sekitar USD 1,89 miliar pada 2024.

Angka tersebut menunjukkan ruang pertumbuhan yang masih lebar bagi produk Indonesia. Selisih antara besarnya pasar dan nilai ekspor yang masuk menjadi dasar kampanye sesi ini.

Produk yang Paling Dicari di Kawasan EAEU

Aleksei Kuskov menyebut sejumlah komoditas yang berpotensi kuat dan permintaannya besar di kawasan EAEU. Daftarnya mencakup kopi, teh, cokelat, rempah-rempah, furnitur, suku cadang, tekstil, produk perikanan, hingga produk dan layanan digital.

Kuskov mendorong eksportir menyiapkan profil perusahaan dalam bahasa Inggris. Ia juga meminta pelaku usaha memahami regulasi dan persyaratan teknis standar EAEU, serta memperkuat riset pasar, penetapan harga, dan promosi agar daya saing ekspor di kawasan itu meningkat.

Tiga Pameran di Moskow Jadi Pintu Masuk

MosBuild, WorldFood Moscow, dan MITT menjadi tiga ajang yang ditawarkan kepada eksportir Indonesia. Ketiganya digelar di Moskow dan menjadi jalur pertemuan langsung dengan pembeli serta distributor di Rusia dan sekitarnya.

Melalui ketiga pameran itu, pelaku usaha dapat memamerkan produk secara langsung kepada calon mitra dagang. Partisipasi dalam pameran juga membuka akses informasi pasar yang biasanya sulit dijangkau dari dalam negeri.

Sesi bisnis ini menutup rangkaian diskusi dengan penekanan pada kesiapan dokumen dan pemahaman regulasi. Bagi eksportir yang berminat, tiga pameran ITE Group di Moskow menjadi langkah awal yang ditawarkan untuk masuk ke pasar EAEU.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bangkaindependent.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks