Bandung Barat Bidik Wisatawan Timur Tengah, Lembang Jadi Andalan

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Senin, 21 September 2026 | 15:52:01 WIB
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menerima kunjungan delegasi Dubai dalam acara perkenalan potensi wisata daerah.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, membidik wisatawan mancanegara dari kawasan Timur Tengah dengan memperkenalkan potensi wisata daerah kepada delegasi Dubai. Bupati Jeje Ritchie Ismail menyebut kedatangan delegasi tersebut sebagai peluang menarik investor asing ke sektor pariwisata setempat. Langkah ini menempuh jalur berbeda dari Bali yang selama ini jadi magnet utama wisatawan asing di Indonesia.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menerima kunjungan delegasi dari Dubai dalam sebuah acara yang digelar di Bandung Barat. Pertemuan itu menjadi ajang perkenalan berbagai potensi wisata yang dimiliki daerah tersebut kepada pasar internasional. Jeje menyebut momen ini sebagai pintu masuk bagi investor dari luar negeri.

"Ini bisa menarik investor dari negara lain, dari Dubai. Hari ini kita bisa melihat berbagai potensi wisata yang ada di Bandung Barat. Semoga dengan adanya acara hari ini bisa menciptakan investor-investor ke depannya supaya pariwisata kita bisa terkenal ke internasional," kata Jeje.

Lembang sebagai Magnet Wisatawan Timur Tengah

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Barat turut bergerak memperluas pasar wisatawan. Mereka memperkenalkan destinasi wisata setempat kepada agen perjalanan dan operator tur dari Dubai. Ketua BPC PHRI Kabupaten Bandung Barat, Eko Suprianto, menyebut karakter wisatawan Timur Tengah yang menyukai udara sejuk sebagai peluang besar.

"Kalau yang kami tahu, mereka kepingin ke udara yang sejuk. Jadi waktu yang lalu-lalu kalau dari Timur Tengah, tujuannya adalah Puncak. Nah, kami coba untuk memperkenalkan bahwa di Indonesia tidak hanya ada Puncak, tapi ada juga Lembang," ujar Eko.

Lembang selama ini dikenal sebagai kawasan wisata pegunungan di utara Bandung dengan suhu udara yang lebih dingin dibanding pusat kota. Karakter alam itu dinilai cocok dengan preferensi wisatawan dari kawasan Timur Tengah. Eko menambahkan, potensi tersebut menjadi modal bagi Bandung Barat untuk memperluas pengenalan destinasi ke pasar internasional.

Bukan Hanya Bali

Jeje menegaskan, target pemerintah daerah adalah meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak mungkin ke berbagai destinasi di Bandung Barat. Ia menyoroti kecenderungan wisatawan asing yang selama ini terpusat di Bali.

"Target sebanyak mungkin itu. Jadi jangan hanya ke Bali saja. Jadi kita juga masih punya banyak wisata," ujarnya.

Bandung Barat saat ini mulai dilirik wisatawan mancanegara, di antaranya dari Malaysia dan India. Jeje menilai potensi itu perlu terus dikembangkan agar semakin banyak wisatawan asing mengenal destinasi di daerah tersebut.

Dampak bagi Pelaku Wisata Lokal

Pengenalan destinasi kepada agen perjalanan dan operator tur Dubai membuka peluang kerja sama lintas negara. Jika terealisasi, kunjungan wisatawan Timur Tengah berpotensi menggerakkan sektor perhotelan dan restoran di Bandung Barat. PHRI setempat berperan sebagai jembatan antara pelaku usaha lokal dan mitra bisnis dari Dubai.

Pemkab Bandung Barat berharap semakin banyak wisatawan mancanegara memilih Bandung Barat sebagai tujuan wisata. Beragam destinasi yang tersedia di daerah itu dinilai belum sepenuhnya dikenal pasar internasional. Informasi terkini soal paket wisata dan kerja sama lintas negara dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top