KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Arsenal kembali gagal meraih kemenangan di kandang setelah ditahan Manchester United 1-1 di lanjutan Women's Super League. Gol Smilla Holmberg di menit ke-95 menyelamatkan satu poin The Gunners, yang mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan mencetak gol.
Laga di Emirates Stadium menjadi kali kedua dalam dua pekan Arsenal gagal menang di kandang. Sebelumnya, mereka juga ditahan Crystal Palace tanpa gol. Dua hasil imbang berturut-turut di kandang sendiri menjadi catatan buruk bagi tim asuhan Renée Slegers.
Arsenal tampil dominan sepanjang pertandingan. Penguasaan bola dan tekanan ke area pertahanan lawan terus dibangun, tetapi penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Manchester United bertahan rapat dan memanfaatkan celah untuk mencetak gol lebih dulu.
Gol Menit 95 Selamatkan Arsenal dari Kekalahan
Smilla Holmberg muncul sebagai penyelamat Arsenal. Golnya di menit ke-95 memastikan tuan rumah pulang dengan satu poin. Tanpa gol tersebut, Arsenal harus menerima kekalahan di hadapan pendukung sendiri.
Hasil ini menambah tekanan pada lini serang Arsenal yang musim ini dinilai kurang tajam. Dominasi penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan jumlah gol yang tercipta.
Kombinasi Masalah, Bukan Satu Sebab
Slegers mengakui ketajaman menjadi persoalan kompleks. Ia menyebut ada banyak faktor yang membuat timnya kesulitan mencetak gol.
"It's not one thing, it's a combination of things," kata Slegers usai pertandingan. "It's a cocktail of things, there are some details in decision making, some details in the technical execution."
Pelatih asal Belanda itu menegaskan para pemainnya tetap memiliki keinginan kuat untuk mencetak gol. Menurutnya, eksekusi di depan gawang menjadi area yang harus segera diperbaiki.
Hemp Bangkit, City Hajar Liverpool 4-2
Di laga lain, Manchester City menunjukkan ketajaman berbeda. Lauren Hemp mencetak dua gol saat The Citizens mengalahkan Liverpool 4-2 pada Jumat malam.
Hemp sebelumnya tidak mencetak gol di WSL sejak November lalu. Padahal, ia merupakan penyumbang assist terbanyak di WSL pada musim 2023-24 dan 2024-25.
Pelatih Manchester City, Andrée Jeglertz, memuji penampilan Hemp. "She's an amazing player. I don't know what she's made of, because she just loves to be on the field and looks like she has so much energy. She's a game-changer," ujarnya kepada Sky Sports.
Hemp nyaris mencetak hat-trick. Sepakan kerasnya di awal laga berhasil ditepis kiper Khiara Keating.
Spurs Pesta Gol, Holdt Cetak Hat-trick
Tottenham Hotspur tampil gemilang dengan kemenangan 7-0 atas Crystal Palace. Olivia Holdt mencetak hat-trick pada start pertamanya musim ini.
Crystal Palace harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ketujuh. Fuka Tsunoda mendapat kartu merah setelah tekel berbahaya terhadap Cathinka Tandberg.
Meski unggul jumlah pemain, Spurs awalnya kesulitan membongkar pertahanan rapat Palace. Holdt mengaku sempat berpikir laga akan berjalan lebih sulit.
"When they got the red card, I was thinking this could actually be tougher for us," kata Holdt.
Pelatih Spurs, Martin Ho, meminta pemainnya lebih banyak masuk ke kotak penalti pada babak kedua. Holdt menyelesaikan hat-trick pada menit ke-73.
Everton Menang Tanpa Cetak Gol
Everton mencatat fakta unik dengan meraih enam poin tanpa mencetak gol. Kemenangan atas West Ham datang melalui gol bunuh diri Laia Codina.
Ini menjadi kali kedua dalam dua pekan Everton menang berkat sentuhan pemain lawan. Hasil tersebut membawa pasukan Scott Phelan ke posisi kelima klasemen.
Laga berjalan seimbang di Dagenham. Kedua tim saling menetralkan, dengan penguasaan bola dan xG yang hampir sama. Everton unggul dalam penyelesaian akhir.
Phelan memasukkan pemain dari bangku cadangan untuk meningkatkan tekanan. Yuka Momiki menjadi penyedia umpan bagi gol kemenangan Everton.
Brighton Gagal Manfaatkan Dominasi
Brighton harus puas bermain imbang 1-1 melawan Aston Villa. Padahal, mereka mencatat 25 tembakan, delapan di antaranya mengarah ke gawang, dengan xG mencapai 3,17.
Gol pertama Gabby George untuk klub sempat membawa Brighton unggul. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang membuat mereka kehilangan poin penuh.
Persaingan Papan Atas Semakin Ketat
Hasil-hasil akhir pekan ini memperlihatkan persaingan ketat di WSL. Arsenal tertahan, sementara Manchester City dan Tottenham meraih kemenangan besar.
Ketajaman di depan gawang menjadi pembeda antara tim yang meraih poin penuh dan yang kehilangan poin. Arsenal menjadi contoh jelas bagaimana dominasi tanpa penyelesaian klinis berujung pada hasil imbang.
Slegers dan pasukannya harus segera menemukan solusi sebelum jarak dengan pesaing di papan atas semakin melebar.