PANGKALPINANG — Sebanyak 564 anak menjalani khitanan massal gratis yang digelar PT TIMAH (Persero) Tbk dalam rangka Bulan Bakti HUT ke-50 perusahaan. Kegiatan sosial ini menyasar sejumlah wilayah operasional perusahaan, dari Pulau Bangka hingga Jakarta.
Program yang mengusung tema 'Timah untuk Rakyat' ini berlangsung di Sungailiat dan Belinyu, Kabupaten Bangka; Koba, Kabupaten Bangka Tengah; Toboali, Kabupaten Bangka Selatan; serta Mentok, Kabupaten Bangka Barat. PT TIMAH juga menggelar kegiatan serupa di Kundur, Kepulauan Riau, dan Jakarta.
Alwi, siswa kelas VI SD Negeri 007 Sawang, Kabupaten Karimun, tampak semringah meski sempat gugup sebelum menjalani proses khitan. Kegembiraannya bertambah karena ia diizinkan libur sekolah hingga pulih.
"Senang bisa ikut khitan di PT TIMAH. Apalagi saya diizinkan libur sekolah sampai sembuh. Terima kasih PT TIMAH sudah mengkhitan saya," ujar Alwi.
Setelah proses khitan selesai, senyum kembali terpancar dari wajah Alwi. Ia pun menceritakan cita-citanya untuk menjadi seorang prajurit TNI.
Manfaat program ini juga dirasakan Desi Alena Suharini (40), warga Kelurahan Tanjung, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sejak suaminya meninggal dunia sembilan tahun lalu, Desi harus membesarkan empat anak seorang diri.
Bagi Desi, khitanan massal gratis ini bukan sekadar layanan kesehatan. Kegiatan ini membantu meringankan pengeluaran keluarga yang selama ini menjadi tanggungannya seorang diri.
Selain khitanan massal, Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH juga menghadirkan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan donor darah yang digelar dari Jakarta hingga Kundur berhasil mengumpulkan 576 kantong darah.
Khitanan massal sendiri merupakan program rutin yang dilaksanakan PT TIMAH setiap peringatan hari jadi perusahaan. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.