PANGKALPINANG — Pertamina Patra Niaga menetapkan harga BBM nonsubsidi terbaru yang berlaku mulai 19 Agustus 2026 di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kebijakan ini memangkas harga Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite, sementara jenis bahan bakar lainnya seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.
Penurunan harga ini merupakan respons atas tren penurunan harga minyak mentah dunia dalam beberapa pekan terakhir. Pertamina memastikan penyesuaian ini berlaku serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Sumatra bagian selatan yang mencakup Bangka Belitung.
Berikut rincian harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina wilayah Bangka Belitung yang mengalami penyesuaian:
Adapun harga BBM jenis lain yang disubsidi pemerintah dipastikan tetap stabil. Pertalite (RON 90) masih dijual Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar (CN 48) tetap di angka Rp 6.800 per liter.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi MyPertamina guna memantau ketersediaan stok dan harga resmi di masing-masing SPBU. Pasalnya, harga di daerah terpencil seperti Belitung Timur atau Kabupaten Bangka Selatan bisa sedikit berbeda karena memperhitungkan biaya distribusi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebut penurunan harga BBM nonsubsidi ini berpotensi menahan laju kenaikan tarif angkutan umum dan logistik. Namun, karena mayoritas transportasi umum dan nelayan masih menggunakan Pertalite atau Biosolar, dampaknya terhadap harga sembako di pasar tradisional diperkirakan tidak signifikan.
Para pengusaha tambang timah dan perkebunan sawit yang selama ini menggunakan Dexlite untuk alat berat justru menjadi pihak yang paling merasakan manfaat penurunan ini. Penghematan biaya operasional dinilai dapat menjaga margin produksi di tengah fluktuasi harga komoditas global.
Pertamina Patra Niaga biasanya mengevaluasi harga BBM nonsubsidi setiap dua pekan sekali, mengikuti pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Jika tren penurunan harga minyak berlanjut, bukan tidak mungkin harga Pertamax kembali turun pada awal September 2026.
Masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center resmi Pertamina di 135 atau mengunjungi SPBU terdekat untuk melihat papan harga terbaru.