KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Georgi Kinkladze tetap hidup di ingatan publik sebagai salah satu pemain paling menghibur yang pernah memperkuat Manchester City. Aksi individunya di sayap Maine Road pada era 1990-an kerap membuat penonton berdecak kagum. Bahkan ketika timnya terdegradasi dari Premier League pada musim pertamanya (1995/96), ia memilih bertahan dua musim berikutnya dan menjelma menjadi idola di kubu biru Manchester.
Dalam wawancara dengan majalah FourFourTwo, Kinkladze mengonfirmasi bahwa latihan tari di masa kecil memiliki pengaruh besar terhadap kelincahannya di lapangan. Ia menegaskan bahwa tarian tradisional Georgia sangat mengandalkan fisik.
"Tarian tradisional Georgia sangat fisik. Dengan tarian seperti ini, kamu berdiri di ujung jari kaki, bergerak dengan energi tinggi dan keseimbangan sempurna," ujar Kinkladze. "Latihan tari memberi saya kekuatan inti untuk mengubah arah secara instan sambil menjaga tubuh bagian atas tetap diam."
Pemain yang sempat membela Boca Juniors dan Ajax itu menambahkan, "Orang-orang bilang saya terlihat seperti melayang saat bermain; itu berkat latihan tari." Pernyataan ini sekaligus menjelaskan mengapa gerakannya terlihat begitu halus dan sulit ditebak lawan.
Selain tari, Kinkladze juga mensyukuri kesempatan membela tim nasional Georgia di usia remaja. Ia menilai momen tersebut menjadi titik balik yang membawanya ke panggung sepak bola Eropa.
"Saat itu, liga Georgia tidak banyak dipantau. Bermain untuk tim nasional adalah kesempatan saya untuk menunjukkan bahwa saya bisa tampil di panggung besar. Tanpa caps internasional itu, saya mungkin tidak akan pernah meninggalkan Georgia dan pindah ke luar negeri," kenangnya.
Pengakuan Kinkladze ini menambah daftar panjang atlet top dunia yang memanfaatkan latihan dari cabang olahraga lain untuk meraih keunggulan kompetitif. Sebelumnya, Peter Schmeichel mengaitkan kemampuannya dengan latihan handball. Sementara Zlatan Ibrahimovic dan Ruud van Nistelrooy mengaku mendapat manfaat dari taekwondo. Kini, Kinkladze membuktikan bahwa seni tari pun bisa menjadi fondasi tak terduga untuk kesuksesan di level tertinggi sepak bola.