Caretaker PWI Bangka Tengah Diminta Transparan Akomodir Perpanjangan Kartu Anggota Jelang Konferkab

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 13:27:14 WIB
Caretaker PWI Bangka Tengah diminta transparan dalam proses perpanjangan kartu anggota menjelang Konferkab.

JAKARTA — Rudi Syahwani menyoroti konstalasi politik internal yang berpotensi memicu praktik pembatasan akses perpanjangan kartu anggota PWI Bateng. Menurutnya, tindakan menghambat proses administrasi anggota bisa menjadi celah untuk menjegal lawan politik dalam bursa kepemimpinan organisasi.

Peringatan untuk Caretaker: Jangan Hambat Proses Perpanjangan

Rudi yang juga mantan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Babel menekankan bahwa Adrian Samalo, selaku pemegang mandat ketua caretaker PWI Bangka Tengah, harus proaktif merangkul seluruh anggota. Ia meminta agar proses perpanjangan kartu anggota tidak dijadikan alat untuk memenangkan salah satu kubu.

“Pemegang mandat caretaker PWI harus bersikap terbuka, persuasif serta akomodasi. Seperti dahulu saya ditugaskan Ketua PWI Babel Muhammad Boy Fathurakhman, merangkul dan mengakomodasi kepentingan seluruh pihak. Sehingga sedari awal menurunkan potensi konflik sepanjang kepengurusan,” ujar Rudi dalam keterangannya kepada wartawan.

AD/ART Jadi Landasan Utama, Transparansi Jadi Kunci

Rudi mengingatkan bahwa meskipun akomodasi dan persuasi penting, seluruh langkah caretaker harus tetap berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI. Ia meminta agar tidak ada keputusan sepihak yang merugikan anggota, terutama terkait dokumen keanggotaan yang menjadi syarat utama mengikuti Konferkab.

Pimpinan grup Ruuds Network Cyber (RnC) itu menyebut bahwa potensi aksi jagal lawan politik dengan membatasi akses perpanjangan kartu anggota harus diantisipasi sejak dini. Menurutnya, transparansi dalam mengelola administrasi anggota menjadi cerminan kredibilitas caretaker.

Konferkab PWI Bateng: Momentum Regenerasi atau Ajang Konflik?

Konferensi Kabupaten PWI Bangka Tengah yang akan digelar dalam beberapa bulan ke depan menjadi ujian bagi kepemimpinan caretaker. Rudi berharap seluruh pihak dapat menjalankan proses demokrasi organisasi secara jujur dan adil, tanpa tekanan atau intimidasi terhadap pemilih.

“Yang tetap harus menjadi perhatian tetap melandaskan AD/ART PWI sebagai acuan,” tegas Rudi.

Hingga berita ini diturunkan, Adrian Samalo selaku pemegang mandat caretaker PWI Bangka Tengah belum memberikan tanggapan terkait peringatan dari SIWO PWI Pusat tersebut.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: bangkaindependent.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top