Denza B8 Tertangkap Kamera di Malaysia Sebelum Peluncuran 21 Mei, SUV Ladder Frame PHEV 578 PS Siap Saingi Lexus LX

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Senin, 18 Mei 2026 | 19:09:01 WIB
Denza B8 tampak tanpa kamuflase di jalanan Malaysia menjelang peluncuran resmi 21 Mei 2026.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Siapa yang tidak penasaran dengan SUV PHEV ladder frame yang konon siap mengganggu dominasi Lexus LX di segmen off-road mewah? Denza B8, kendaraan yang lahir dari divisi mewah BYD, akhirnya muncul tanpa kamuflase di jalanan Malaysia. Foto yang dikirimkan pembaca paultan.org, Remy Chan, memperlihatkan SUV raksasa ini diangkut menggunakan truk, beberapa hari sebelum resmi meluncur pada Kamis, 21 Mei 2026.

Bagi yang sudah tidak sabar, Denza Malaysia telah membuka pendaftaran minat sejak bulan lalu. Setelah peluncuran, unit display akan dipajang di Bangsar Shopping Centre pada 22-24 Mei. Tapi, apa yang membuat SUV seberat 3.290 kg ini layak ditunggu?

Bukan Sekadar SUV Mewah Biasa: Ladder Frame Asli dengan Tenaga 4,8 Detik

Denza B8 bukanlah SUV perkotaan yang dimodifikasi. Ia mengusung sasis ladder frame sejati—fondasi yang biasa dipakai Toyota Land Cruiser atau Mercedes-Benz G-Class. Bedanya, jantung pacunya adalah sistem Dual-Mode Off-road (DMO) plug-in hybrid.

Kombinasi mesin 2.0 liter turbo bensin (197 PS) dan dua motor listrik—masing-masing 272 PS di depan dan 408 PS di belakang—menghasilkan output total 578 PS dan torsi 760 Nm. Angka ini cukup untuk mendorong bodi sepanjang 5.195 mm dari 0-100 km/jam dalam 4,8 detik. Angka yang membuat banyak supercar generasi lalu malu.

Baterai 36,8 kWh: Bisa DC Fast Charging dan Cas Mobil Lain

Baterai LFP Blade 36,8 kWh memberi jarak tempuh listrik murni 100 km (WLTP). Jika digabung dengan tangki bensin 91 liter, total jarak tempuh diklaim mencapai 905 km. Yang menarik, SUV ini mendukung DC fast charging hingga 120 kW dan AC 11 kW. Fitur Vehicle-to-Load (V2L) 6,6 kW juga tersedia, menjadikannya power bank raksasa untuk peralatan camping atau darurat.

Kemampuan Off-road: Differential Lock dan Suspensi yang Bisa Naik 14 cm

Untuk pasar China, ada opsi pengunci differential (diff lock) di gandar depan dan belakang. Suspensi hidraulik BYD DiSus memungkinkan ketinggian ground clearance diubah hingga 140 mm. Dengan begitu, sudut approach dan departure masing-masing mencapai 34 dan 35 derajat, serta kemampuan menerjang air sedalam 890 mm—lebih dalam 90 mm dari mode standar.

Menariknya, varian Malaysia menggunakan pelek 20 inci berwarna hitam, lebih kecil dari versi China yang pakai 21 inci. Mungkin ini untuk kenyamanan dan durabilitas ban di medan off-road.

Kabin Mewah: Skrin 17,3 Inci, Sistem Audio Devialet, dan Pilihan 6 atau 7 Kursi

Masuk ke dalam, Denza B8 menyuguhkan dua pilihan warna interior: Jasper Brown atau Onyx Black. Papan instrumen digital 12,3 inci dan head-up display melengkapi kokpit. Layar infotainment 17,3 inci di tengah menjadi pusat kendali, sementara tombol transmisi naik secara otomatis saat mesin dihidupkan—memberi kesan mewah ala mobil Inggris.

Fitur lain termasuk pengisi daya nirkabel Qi ganda 50W, konsol pendingin dan pemanas, jok depan dengan pijat dan ventilasi, serta sistem audio Devialet 18-speaker sebagai standar. Denza akan menawarkan dua varian: standar (7 kursi) dan Premium (6 kursi) dengan jok kapten di baris kedua yang memiliki fungsi ottoman dan pijat, plus kulit Nappa.

Dengan semua kelengkapan ini, Denza B8 jelas tidak hanya menantang Lexus LX, tetapi juga mendefinisikan ulang apa arti SUV mewah di era elektrifikasi. Pertanyaannya sekarang: apakah akan masuk Indonesia? Belum ada konfirmasi, tapi dengan agresivitas BYD di pasar kita, bukan tidak mungkin Denza menyusul.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: paultan.org This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top