Gubernur Babel Hidayat Arsani Dorong HIPMI Jadi Motor Investasi dan Kebangkitan Ekonomi Daerah Lewat FORBISDA 2026

Penulis: Hendrizal Satria  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 16:58:01 WIB
Gubernur Hidayat Arsani membuka FORBISDA HIPMI Babel 2026 sebagai wadah strategis sinergi ekonomi daerah.

BANGKA TENGAH — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, memberikan arahan tegas kepada jajaran pengusaha muda di daerah. Ia meminta HIPMI untuk mengambil peran lebih besar sebagai motor penggerak investasi yang mampu membangkitkan kembali roda perekonomian Babel yang sempat tertekan.

Arahan ini disampaikan Hidayat saat membuka Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) Badan Pengurus Daerah HIPMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026. Acara berlangsung di Hotel Santika, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (15/5/2026).

Bukan Sekadar Forum Seremoni, Ini Wadah Strategis

Menurut Hidayat, FORBISDA bukanlah sekadar pertemuan rutin. Forum ini ia nilai sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.

"Forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika dan tantangan ekonomi yang terus berkembang," ujar Hidayat dalam sambutannya.

UMKM dan Daya Saing Daerah Jadi Prioritas

Gubernur menegaskan bahwa pengusaha muda memiliki peran vital sebagai motor inovasi. Mereka juga diharapkan menjadi agen pencipta lapangan kerja dan penguat daya saing daerah di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Pemerintah Provinsi Babel, lanjut dia, berkomitmen penuh menciptakan iklim usaha yang kondusif. Komitmen itu diwujudkan melalui kebijakan yang mendukung investasi, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta peningkatan daya saing daerah.

Apa yang Bisa Dilakukan Pengusaha Muda?

Dorongan dari gubernur ini menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan HIPMI dinilai krusial untuk memastikan program pemulihan ekonomi berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.

Para pengusaha muda diharapkan tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan produk-produk unggulan Babel. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada sektor tambang dan memperkuat sektor riil.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: sekilasindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top