KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Dominasi Samsung di lini Fan Edition kini menghadapi tantangan serius dari produsen asal China. Honor 600 Pro hadir dengan strategi agresif yang menawarkan spesifikasi perangkat keras jauh di atas Samsung Galaxy S25 FE, namun dengan label harga yang lebih kompetitif. Perbedaan spesifikasi yang mencolok ini memaksa calon pembeli untuk mempertimbangkan kembali nilai yang ditawarkan oleh merek besar dibandingkan dengan efisiensi performa mentah.
Sektor daya menjadi pembeda paling kontras antara kedua perangkat ini. Honor 600 Pro dibekali baterai berkapasitas 7.000 mAh, meskipun untuk varian Eropa kapasitasnya sedikit disesuaikan menjadi 6.400 mAh. Kapasitas ini jauh melampaui Samsung Galaxy S25 FE yang hanya membawa baterai 4.900 mAh.
Keunggulan Honor berlanjut pada teknologi pengisian daya. Perangkat ini mendukung pengisian kabel 80W, nirkabel 50W, dan fitur reverse wired charging 27W. Di sisi lain, Samsung masih bertahan dengan pengisian kabel 45W dan nirkabel 15W. Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, selisih kapasitas dan kecepatan pengisian ini memberikan dampak signifikan pada penggunaan sehari-hari.
Honor 600 Pro menggunakan Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan RAM 12GB. Chipset ini merupakan komponen yang sama dengan yang digunakan pada ponsel flagship kasta tertinggi di tahun 2025. Hasilnya adalah efisiensi termal yang lebih baik dan performa CPU serta GPU yang lebih unggul saat menangani beban kerja berat secara terus-menerus.
Samsung Galaxy S25 FE memilih menggunakan chipset internal Exynos 2400 dengan RAM 8GB. Meskipun Exynos 2400 adalah prosesor yang mumpuni untuk penggunaan harian, selisih RAM 4GB dan perbedaan arsitektur chipset membuat Honor unggul dalam hal multitasking dan masa pakai jangka panjang. Keputusan Samsung untuk tetap menggunakan 8GB RAM di kelas harga ini menjadi catatan tersendiri bagi para antusias teknologi.
Layar Honor 600 Pro memiliki dimensi 6,57 inci dengan resolusi 1264 x 2728 piksel. Keunggulan utamanya terletak pada tingkat kecerahan puncak yang mencapai 8.000 nits serta fitur 3.840Hz PWM dimming. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi kelelahan mata saat penggunaan durasi lama, sebuah fitur yang belum hadir secara optimal di perangkat Samsung.
Samsung Galaxy S25 FE menawarkan panel 6,7 inci FHD+ Dynamic AMOLED 2X dengan resolusi 1080 x 2340 piksel. Meskipun memiliki refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan 1.900 nits yang sudah cukup baik, layar ini kalah tajam dan kalah terang jika dibandingkan secara langsung dengan panel milik Honor. Samsung juga tidak menyertakan fitur DC dimming atau PWM dimming pada model ini.
Di sektor kamera, Honor menyematkan sensor utama 200MP yang didampingi kamera periskop 50MP dengan zoom optik 3,5x. Penggunaan lensa periskop memberikan detail yang lebih tajam saat pengambilan gambar jarak jauh. Konfigurasi ini membuat sistem kamera Honor terasa lebih ambisius untuk kelas flagship terjangkau.
Samsung Galaxy S25 FE mengandalkan kamera utama 50MP, ultrawide 12MP, dan telefoto 8MP. Lensa telefoto 8MP tersebut dianggap sebagai titik lemah karena keterbatasan detail dibandingkan kompetitornya. Walaupun Samsung memiliki keunggulan pada ProVisual Engine dan alat penyuntingan berbasis AI yang matang, keterbatasan perangkat keras tetap menjadi penghambat untuk bersaing secara murni di sisi kualitas gambar.
Di pasar Inggris, Honor 600 Pro dengan konfigurasi 12GB/512GB dijual seharga £899.99 atau sekitar Rp 20 juta (kurs Rp 16.500/USD). Sementara itu, Samsung Galaxy S25 FE varian 8GB/512GB dibanderol lebih mahal di angka £919 atau sekitar Rp 20,4 juta. Honor menawarkan spesifikasi lebih tinggi dengan harga yang justru lebih rendah dari Samsung.
Namun, Samsung tetap memiliki daya tarik pada sisi perangkat lunak. Menggunakan One UI 8 berbasis Android 16, Samsung menjanjikan dukungan pembaruan jangka panjang dan ekosistem Galaxy AI yang sudah teruji. Bagi pengguna yang memprioritaskan stabilitas software dan nilai jual kembali, Samsung masih menjadi pilihan yang aman, meskipun secara teknis Honor 600 Pro menawarkan nilai perangkat keras yang lebih besar.