Wisuda 2.189 Santri Pangkalpinang, BKPRMI Usul Insentif Guru Rp1 Juta

Penulis: Hendrizal Satria  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:11:02 WIB
santri Pangkalpinang mengikuti Wisuda Santri ke-XXVI dan Wisuda Tahfidz Juz 30 angkatan ke-II.

PANGKALPINANG — Kota Pangkalpinang kembali mengukuhkan ribuan generasi muda yang melek Al-Qur’an melalui prosesi Wisuda Santri ke-XXVI dan Wisuda Tahfidz Juz 30 angkatan ke-II. Sebanyak 2.189 peserta yang terdiri dari 2.117 lulusan pendidikan reguler dan 72 lulusan tahfidz memadati Ballroom Bangka City Hotel dalam suasana khidmat.

Acara ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan penegasan posisi Pangkalpinang dalam pembinaan akhlak mulia. Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara memberikan penghargaan khusus kepada 20 santri reguler terbaik, lima santri tahfidz berprestasi, serta tiga unit TPA terbaik di tingkat kota.

Target Bebas Buta Aksara Al-Qur'an di Bangka Belitung

Ketua DPW BKPRMI Bangka Belitung, Ustadz Endri Susyono, memaparkan data signifikan mengenai dampak organisasi ini terhadap literasi Al-Qur'an di Negeri Serumpun Sebalai. Setiap tahunnya, BKPRMI berhasil membantu sekitar 12.000 anak di Bangka Belitung terbebas dari buta aksara Al-Qur'an.

Saat ini, kekuatan pendidik di lapangan mencapai 6.000 ustadz dan ustadzah yang membimbing lebih dari 40.000 santri aktif. Endri menekankan bahwa keberlangsungan program ini sangat bergantung pada kolaborasi erat antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah.

“Kita semua punya tanggung jawab besar menjadikan Pangkalpinang dan Babel ini benar-benar wilayah yang bercahaya lewat generasi Qur’ani,” ujar Endri Susyono di sela acara tersebut.

Usulan Kesejahteraan Guru dan Status Gedung Sekretariat

Di tengah perayaan kelulusan santri, BKPRMI menyampaikan aspirasi strategis terkait kesejahteraan pengajar dan fasilitas organisasi. Endri berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang dapat mempertimbangkan peningkatan nilai insentif bagi para pendidik Al-Qur'an di masa mendatang.

Target yang diusulkan adalah angka Rp1 juta per bulan untuk mengapresiasi dedikasi para guru ngaji. Selain masalah insentif, BKPRMI juga memohon agar status gedung sekretariat yang saat ini masih berstatus pinjaman dapat dihibahkan sepenuhnya guna menunjang stabilitas aktivitas organisasi.

Ketua DPD BKPRMI Pangkalpinang, Ustadz Romadoni, menambahkan bahwa BKPRMI kini telah berkembang pesat dengan sembilan lembaga aktif. Sektor gerakannya mencakup bidang keagamaan, sosial, hingga unit usaha mandiri seperti jasa perjalanan wisata dan terapi kesehatan.

Komitmen Pemkot Pangkalpinang dalam Pembinaan Karakter

Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Agustu Effendi, hadir mewakili Wali Kota yang sedang bertugas di luar daerah. Agustu mengungkapkan emosinya saat menghadiri acara ini karena ia pernah menjadi bagian dari kepengurusan BKPRMI Bangka Belitung pada tahun 2003.

“Hari ini saya merasa kembali ke rumah besar sendiri, sangat terharu dan bangga. Pembinaan generasi Qur’ani tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada persatuan semua elemen. Jika anak-anak menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, mereka akan terlindungi dari pengaruh buruk dan menjadi generasi yang unggul,” tegas Agustu.

Pemerintah Kota Pangkalpinang selama ini telah memberikan dukungan berupa insentif bagi tenaga pendidik, namun aspirasi mengenai kenaikan nilai tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam kebijakan anggaran selanjutnya. Wisuda ini dihadiri oleh jajaran Kemenag, tokoh agama, serta ribuan orang tua yang menyaksikan capaian putra-putri mereka.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top