YERUSALEM — Pesawat-pesawat angkut itu diberangkatkan dari Fort Bliss, Texas, salah satu pusat pertahanan udara terbesar militer AS yang memiliki fasilitas rudal pencegat dan sistem pertahanan udara. Laporan tidak menyebut muatan pesawat maupun keputusan Washington apakah akan melancarkan serangan terhadap Iran.
Koordinasi AS-Israel dan Sinyal dari Gedung Putih
Seorang pejabat Israel mengklaim negaranya dan AS berkoordinasi erat dalam persiapan militer tersebut. Menurut pejabat itu, belum ada keputusan final, tetapi kedua negara bersiap menghadapi opsi apa pun yang diambil Presiden Donald Trump.
"Israel dan Amerika Serikat berkoordinasi erat, dan meskipun belum ada keputusan mengenai hal tersebut, Amerika dan Israel bersiap menghadapi keputusan apa pun yang dibuat Presiden Donald Trump," kata pejabat tersebut.
Laporan tidak menjelaskan bentuk maupun waktu keputusan yang mungkin diambil. Pada awal pekan ini, Washington telah memperingatkan sejumlah negara Teluk soal kemungkinan operasi militer singkat dan terbatas terhadap Iran.
Patriot Dipindahkan, Kapal Induk Tambahan Tiba November 2026
Militer AS memindahkan satu sistem pertahanan rudal Patriot dari Texas untuk memperkuat pertahanan udara di kawasan Teluk. Pasukan AS yang ditempatkan di sejumlah pangkalan di kawasan juga diperintahkan meninggalkan pangkalan sebagai langkah pencegahan terhadap eskalasi militer.
Pasukan AS tengah mengisi kembali persediaan senjata. Satu kapal induk tambahan dan satu unit Korps Marinir diperkirakan tiba di kawasan tersebut pada November 2026, bergabung dengan sekitar 20 kapal perang AS yang telah beroperasi di Timur Tengah.
Pengarahan Jenderal Brad Cooper ke Trump
Wall Street Journal melaporkan pada Kamis (29/10) bahwa Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Brad Cooper telah memberikan pengarahan kepada Trump mengenai sejumlah opsi serangan terhadap Iran. Laporan menyebut pengarahan itu menjadi indikasi Washington semakin dekat dengan peluncuran operasi militer besar.
Belum ada informasi apakah Trump telah mengambil keputusan untuk memulai perang kembali. Pengerahan militer terbaru berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran soal eskalasi baru antara AS dan Iran.
Latar Belakang: Gencatan Senjata April dan Nota Kesepahaman Selat Hormuz
AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Teheran membalas dengan serangan ke Israel dan sejumlah target AS di kawasan sebelum kesepakatan gencatan senjata tercapai pada April.
AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman pada Juni 2026 terkait kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Pelaksanaannya terhenti akibat perselisihan mengenai keamanan jalur perairan tersebut.