Pencarian

Pasar Kripto Masuki Pekan Terakhir Oktober, Bitcoin Bertahan di US$80.000 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Jumat, 30 Oktober 2026 • 05:47:01 WIB
Pasar Kripto Masuki Pekan Terakhir Oktober, Bitcoin Bertahan di US$80.000 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed
Pergerakan harga Bitcoin tertahan di area US$80.000 pada pekan terakhir Oktober 2025.

PANGKALPINANG — Volatilitas pasar kripto masih tinggi memasuki pekan terakhir Oktober. Data historis FLOQ mencatat Bitcoin sempat menyentuh US$79.397 di sisi bawah dan US$80.354 di sisi atas pada 26 Oktober, memperlihatkan harga masih tertahan di area penting analisis teknikal tersebut.

Pergerakan sepekan ini belum mengarah pada satu skenario pasti. Selama BTC bertahan di atas US$80.000, peluang konsolidasi dan pengujian resistance berikutnya tetap terbuka. Namun penutupan harian di bawah level itu dapat memperbesar risiko koreksi lanjutan.

Keputusan FOMC 28 Oktober Jadi Katalis Utama

Pertemuan FOMC berlangsung 27–28 Oktober waktu Amerika Serikat. Ekspektasi pasar cenderung mengarah pada penahanan suku bunga, tetapi investor juga menanti sinyal kebijakan moneter untuk Desember.

Perhatian itu muncul setelah data inflasi sebelumnya menunjukkan tekanan harga yang masih perlu dicermati. Komunikasi bank sentral dinilai bakal memengaruhi ekspektasi investor terhadap keputusan berikutnya.

PCE dan Pertumbuhan Ekonomi AS Rilis 29 Oktober

Selain FOMC, pasar mencermati rilis Personal Consumption Expenditures (PCE) September dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat kuartal III pada 29 Oktober. PCE merupakan salah satu indikator inflasi yang diperhatikan The Fed dalam menilai perkembangan harga.

Data inflasi yang kembali menunjukkan tekanan kuat berpotensi meningkatkan ekspektasi kebijakan moneter ketat. Kondisi itu bisa membebani aset berisiko, termasuk kripto. Sebaliknya, data yang meredakan kekhawatiran inflasi dapat mendukung sentimen pasar, meski tidak otomatis menjamin kenaikan harga.

Arus Dana dan Volume Perdagangan Jadi Penentu Arah

CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai pekan ini menjadi periode penting bagi pelaku pasar dalam melakukan trading crypto. Menurutnya, hubungan antara perkembangan makroekonomi global dan respons aset kripto wajib dicermati.

"Pasar kripto pekan ini berpotensi bergerak dinamis seiring investor menunggu sejumlah katalis penting, terutama keputusan The Fed dan data inflasi Amerika Serikat. Bagi pelaku pasar, yang perlu diperhatikan bukan hanya arah pergerakan harga dalam jangka pendek, tetapi juga bagaimana pasar merespons perkembangan tersebut dan apakah responsnya didukung oleh arus dana serta volume perdagangan yang konsisten," kata Yudho.

Ia menambahkan, investor perlu melihat keputusan suku bunga, data inflasi, dan respons pasar sebagai satu rangkaian informasi. Ekspektasi sebelum pengumuman bisa berbeda dari reaksi setelah hasilnya keluar.

"Karena itu, penting untuk menyiapkan beberapa skenario dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan satu indikator," ujarnya.

Peluang dan Risiko di Dua Sisi Level US$80.000

Bagi pelaku pasar di Indonesia, termasuk di Bangka Belitung, level US$80.000 menjadi penanda yang layak dipantau. Penutupan harian di atas level itu membuka ruang pengujian resistance, sementara penutupan di bawahnya memperbesar peluang koreksi.

Sejumlah katalis pekan ini akan menentukan apakah pasar kripto mampu mempertahankan posisi atau justru tertekan lebih dalam. Respons terhadap hasil FOMC dan data inflasi AS menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bangkaindependent.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks