KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Lenovo resmi memboyong Lenovo Idea Tab Plus ke Indonesia dengan harga mulai Rp6.199.000. Bukan angka yang murah untuk sebuah tablet Android, tapi lihat apa yang kamu dapat: layar lega 12,1 inci resolusi 2.5K, baterai jumbo 10.200 mAh, hingga aksesori produktivitas yang dimasukkan ke dalam paket penjualan. Sepintas, ini salah satu penawaran paling agresif di segmennya.
Namun kami belum memegang unit uji — artikel ini adalah analisis mendalam berdasarkan spesifikasi resmi yang dirilis Lenovo Indonesia. Yang jelas, ada beberapa keputusan desain yang perlu kamu pahami sebelum berpisah dengan uang puluhan juta. Mari kita bahas satu per satu.
Lenovo Idea Tab Plus hadir dalam tiga pilihan warna — Luna Grey, Cloud Grey, dan Sand Rose — dengan dua kapasitas penyimpanan: 128 GB dan 256 GB. Yang menarik, hampir semua varian sudah termasuk Lenovo Tab Pen dan Folio Keyboard di dalam dus. Ini langkah berani; biasanya dua aksesori itu dijual terpisah dan harganya tidak murah.
Selisih Rp500 ribu untuk keyboard sangat sepadan kalau kamu memang rutin mengetik dokumen atau menjawab e-mail. Tapi kalau tablet ini cuma untuk nonton dan baca, varian termurah sudah cukup.
Panel yang digunakan adalah IPS LCD 12,1 inci resolusi 2.560 x 1.600 piksel dengan refresh rate 90Hz, kecerahan puncak 800 nits, dan cakupan warna 96 persen DCI-P3. Untuk ukuran kelas menengah, angka 800 nits jelas di atas rata-rata — kebanyakan tablet di harga ini cuma 400-500 nits — sehingga tetap nyaman dipakai di bawah sinar matahari langsung.
Keputusan memakai IPS LCD alih-alih AMOLED memang bisa dimaklumi demi menekan harga, tapi konsekuensinya jelas: kontras tidak selektif, dan warna hitam akan tampak abu-abu saat menonton film. Kalau itu hal penting buatmu, mungkin kamu harus melirik tablet dengan layar OLED meski harganya naik beberapa juta.
Kapasitas 10.200 mAh sangat besar, bahkan melebihi sebagian besar laptop ringan. Dengan angka itu, pemakaian normal seperti browsing, menonton video, dan mengetik dokumen dijamin bisa bertahan dua hari penuh. Ditambah dukungan USB-PD 45W, kamu bisa mengisi 0-100% dalam waktu kurang lebih 1,5 jam — tidak cepat tapi juga tidak lambat untuk ukuran baterai sebesar ini.
Satu catatan: Lenovo tidak menyebut apakah fast charging-nya butuh charger khusus atau mendukung standar PD biasa. Kami sarankan mengecek kompatibilitas charger yang sudah kamu miliki di rumah.
MediaTek Dimensity 6400 adalah chipset yang sudah hadir sejak 2023, fabrikasi 6nm, dengan dua inti Cortex-A78 dan enam inti Cortex-A55. Ini bukan chip untuk multitasking berat atau gaming grafis tinggi. Untuk kebutuhan produktivitas seperti Google Docs, meeting online, dan streaming, kinerjanya masih mumpuni. RAM 8 GB cukup untuk membuka banyak tab, tapi jangan harap bisa membuka aplikasi editing video berat dengan nyaman.
Kami juga mencatat tidak adanya varian RAM 12 GB — ini kebijakan yang cukup membatasi jika kamu berniat memakai tablet ini untuk waktu lama. Penyimpanan 256 GB bisa diperluas lewat microSD hingga 2 TB, jadi kapasitas bukan masalah. Yang menjadi pembatas adalah RAM yang tidak bisa di-upgrade.
Lenovo menggertak bundel AI seperti Lenovo AI Notes (merapikan tulisan tangan, merangkum), integrasi Google Gemini, dan Circle to Search. Fitur-fitur ini memang berguna, terutama bagi mahasiswa yang suka mencatat di tablet. Namun perlu diingat: semua fitur ini jalan di atas chipset kelas menengah, jadi eksekusinya mungkin tidak sehalus di flagship. Kami akan menguji seberapa cepat AI Notes merespons saat menulis cepat — hasilnya akan jadi penentu nilai beli.
Gyroscope dan sensor orientasi tidak disebut detail, jadi kami tidak bisa berkomentar soal stabilitas rotasi otomatis atau kompatibilitas dengan aksesori pihak ketiga.
Ketebalan 6,29 mm terdengar ramping, tapi bobot 530 gram justru sedikit di atas rata-rata tablet 12 inci. Sebagai perbandingan, iPad Air 13 inci (2024) berbobot 617 gram, jadi masih lebih ringan. Tapi untuk dibawa ke kafe atau ruang meeting, 530 gram bukan angka yang bisa dianggap enteng. Ditambah keyboard folio, total bobot bisa menyentuh 800 gram — mulai terasa setelah dua jam digantung di tangan satu.
Bahan bodi kemungkinan besar polikarbonat dengan lapisan soft-touch. Tapi tanpa unit asli, kami tidak berani memastikan — ini catatan untuk uji lapangan nanti.
Lenovo Idea Tab Plus adalah pilihan yang masuk akal untuk mahasiswa atau profesional yang butuh tablet untuk mencatat, membaca PDF, meeting online, dan hiburan streaming. Paket yang sudah termasuk pen dan keyboard membuat harga Rp6,7 juta terasa adil dibanding membeli tab pen lebih mahal secara terpisah.
Tapi kamu yang mencari tablet untuk gaming berat atau editing video sebaiknya lihat opsi lain di kelas yang sama. Untuk kebutuhan tersebut, kamu butuh chipset kelas atas yang biasanya baru tersedia di harga Rp9 juta ke atas.
Kami akan segera mencoba unit ini dan menguji video endurance, kualitas audio, dan kecepatan AI Notes dalam waktu dekat. Pantau terus untuk review lanjutan.