PANGKALPINANG — Proses penilaian keterbukaan informasi publik di lingkungan instansi vertikal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memasuki tahap akhir. KI Babel menggelar visitasi langsung ke kantor BPK Perwakilan Babel, Rabu (26/8/2026), untuk mencocokkan data yang telah diunggah badan publik dengan kondisi nyata di lapangan.
Tim penilai yang turun ke lapangan kali ini melibatkan komisioner KI Babel, yakni Martono dan Ahmad Tarmizi, serta Fahriani yang didampingi Ketua KI Babel, Ita Rosita. Mereka datang untuk memastikan bahwa prinsip keterbukaan informasi tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dijalankan dalam pelayanan sehari-hari kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Flora Anita Diassari memaparkan secara langsung berbagai upaya yang telah dilakukan lembaganya. Mulai dari penguatan kelembagaan, mekanisme pelayanan informasi, ketersediaan dokumen publik, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah akses masyarakat terhadap data dan informasi.
Ketua KI Babel, Ita Rosita, menegaskan bahwa tahapan uji presentasi dan visitasi ini bukan sekadar agenda seremonial penilaian. Menurutnya, momen ini menjadi ruang bagi badan publik untuk menunjukkan praktik nyata keterbukaan informasi sekaligus bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
"Kami ingin melihat bagaimana keterbukaan informasi dijalankan secara nyata. Visitasi ini menjadi ruang bagi badan publik untuk menyampaikan apa yang sudah dilakukan, sekaligus menjadi momentum untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih dapat diperbaiki dalam pelayanan informasi kepada masyarakat," ujarnya.
Flora Anita Diassari menyambut baik proses evaluasi yang digelar KI Babel. Ia menilai keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara, khususnya di tengah tuntutan publik akan akuntabilitas yang semakin tinggi.
"Kami menyambut baik kedatangan Komisi Informasi, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara pemilu. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus memberikan akses informasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat," ungkap Flora.
Dengan selesainya visitasi di BPK Perwakilan Babel, seluruh rangkaian uji untuk kategori instansi vertikal di tingkat provinsi telah dilaksanakan. Hasil dari uji presentasi dan kunjungan lapangan ini akan diakumulasikan dengan komponen penilaian lainnya untuk menentukan peringkat akhir badan publik.
KI Babel berharap pelaksanaan Monev tahun ini mampu mendorong terbangunnya budaya keterbukaan informasi di setiap badan publik. Dengan begitu, masyarakat semakin mudah memperoleh informasi yang transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan dari lembaga penyelenggara negara.