PLN Kerahkan Tim ke Pulau Palue dan Golo Lebo, Perbaiki Listrik Rusak Akibat Gempa Flores

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 22:38:01 WIB
Personel PLN menurunkan genset dari kapal untuk memulihkan pasokan listrik di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, pascagempa Flores.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Gempa yang mengguncang Flores tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur kelistrikan di sejumlah titik. Setelah sistem utama Flores kembali menyala, perhatian PLN kini tertuju pada daerah-daerah terisolasi yang aksesnya sulit dijangkau. Dua wilayah yang menjadi fokus utama adalah Pulau Palue di Kabupaten Sikka dan Golo Lebo di Kabupaten Manggarai Timur.

Perbaikan di Pulau Palue: Mengangkut Genset Lewat Laut

Pulau Palue yang terpisah dari daratan Flores memiliki tantangan logistik tersendiri. Sebelum gempa, listrik di pulau ini disuplai oleh PLTS berkapasitas 760 kilowatt (kW) yang dilengkapi sistem baterai dan genset mobile berkapasitas 2x150 kW. Guncangan keras membuat komponen PLTS dan baterai rusak, sehingga pasokan listrik ke rumah warga terputus.

Untuk memulihkan kondisi tersebut, PLN menerjunkan personel dan peralatan melalui jalur laut. Genset disiapkan sebagai pasokan listrik sementara sambil tim teknis memperbaiki PLTS dan baterai yang rusak secara permanen.

"Setelah sistem pembangkit utama Flores kembali pulih, perhatian kami sekarang tertuju pada wilayah-wilayah isolated yang terdampak. Untuk Pulau Palue, sambil memperbaiki PLTS dan baterai yang mengalami kerusakan, kami memastikan kondisi kesiapan genset sebagai pasokan sementara agar masyarakat bisa kembali mendapatkan listrik secepat mungkin," ujar Rita Triani, General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Senin (17/8).

Rita menambahkan, akses laut yang sulit tidak menyurutkan upaya timnya. Proses pemulihan tetap mengutamakan keselamatan personel agar sistem yang kembali beroperasi benar-benar aman. Selain pembangkit, jaringan distribusi di Pulau Palue yang ikut rusak juga tengah diperbaiki secara bertahap.

Menyambung Kembali Baterai di Golo Lebo

Upaya serupa dilakukan di Golo Lebo, Manggarai Timur. PLN tengah memperbaiki PLTS berkapasitas 440 kWp yang terdampak gempa. Hingga Senin (17/8), dua unit sistem baterai yang rusak dilaporkan telah berhasil diperbaiki dan kini disambungkan kembali ke PLTS agar dapat menyimpan energi listrik.

"Tim PLN akan terus bekerja sampai listrik kembali hadir dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat berangsur normal," tegas Rita.

Pemulihan kelistrikan di daerah terpencil ini menjadi prioritas karena listrik merupakan kebutuhan dasar bagi warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari penerangan hingga menjalankan usaha kecil. PLN berkomitmen mengerahkan seluruh sumber daya yang dibutuhkan hingga seluruh wilayah terdampak gempa benar-benar pulih total.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top