Kementerian UMKM Lepas Ekspor 8,2 Ton Lada Putih Bangka Belitung ke Belanda Senilai Rp 1,21 Miliar

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:49:01 WIB
Menteri UMKM melepas ekspor perdana 8,2 ton lada putih Bangka Belitung ke Belanda senilai Rp 1,21 miliar di Desa Namang, Bangka Tengah.

BANGKA TENGAH — Ekspor perdana lada putih asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ke Belanda resmi dilepas Kementerian UMKM pada Sabtu. Sebanyak 8,2 ton lada putih atau dikenal dengan merek Muntok White Pepper dikirim dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,21 miliar, menandai penguatan rantai pasok komoditas perkebunan daerah ke pasar Eropa.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menyebut pelepasan ekspor ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata potensi besar lada putih Babel untuk terus dikembangkan.

"Lada putih ini memiliki potensi sangat besar dan berpeluang untuk terus dikembangkan sebagai komoditas unggulan berorientasi ekspor," kata Bagus Rachman di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu.

Ekspor Melalui Tanjung Priok, Petani Babel Jadi Pemasok Utama

Meski pengiriman dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, seluruh bahan baku lada putih yang diekspor kali ini berasal dari perkebunan warga di Kepulauan Babel. Menurut Bagus, hal ini menunjukkan potensi pertanian dan perkebunan daerah memiliki peluang besar masuk dalam rantai pasok komoditas ekspor nasional dan internasional.

Ekspor ini dijalankan oleh PT Cinquer Agro Nusantara (CAN) yang berperan sebagai operator holding UMKM klaster perkebunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sepanjang operasinya, PT CAN telah menjalin kemitraan dengan 1.300 petani lada putih di provinsi tersebut.

1.300 Petani Bermitra, Kapasitas Produksi Capai 500 Ton per Tahun

Kemitraan yang dibangun PT CAN dengan para petani mencakup lahan seluas 1.000 hektare. Dari luas lahan tersebut, kapasitas produksi lada putih yang mampu dihasilkan mencapai 500 ton per tahun.

Angka ini menjadi modal besar bagi Babel untuk terus memperluas pasar ekspor. Kolaborasi antara Kementerian UMKM dan Badan Karantina Indonesia (Barantin) disebut menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah ini.

Barantin Dorong Perluasan Pasar Ekspor Lada Putih

Plt Deputi Karantina Tumbuhan Barantin, Dian S.R. Kusumastuti, menyatakan pihaknya mendorong lada putih Bangka Belitung semakin memperluas pasar ekspor. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan nilai tambah bagi petani dan pelaku UMKM di daerah.

Dengan adanya pelepasan ekspor ini, diharapkan harga lada di tingkat petani semakin membaik dan kesejahteraan petani lada putih di Bangka Belitung meningkat. Pengiriman ke Belanda menjadi sinyal positif bagi komoditas rempah asal Babel di tengah persaingan pasar global.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: babelpos.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top