3 UMKM Binaan PT Timah Boyong Batik hingga Fashion Khas Babel ke Pameran Babel Day di Cibubur

Penulis: Syahrul Karim  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:28:01 WIB
Tiga UMKM binaan PT Timah memamerkan produk batik dan fashion khas Bangka Belitung pada Babel Day di Cibubur.

PANGKALPINANG — PT Timah (Persero) Tbk terus memperluas pasar produk UMKM asal Kepulauan Bangka Belitung dengan membawa para mitra binaannya ke pameran Babel Day di Main Atrium Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat, pada 12-16 Agustus 2026. Ajang ini menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha untuk mengenalkan beragam produk, mulai dari kuliner hingga fashion, kepada masyarakat di luar daerah.

Keikutsertaan dalam pameran ini tidak hanya berorientasi pada penjualan. Para pelaku UMKM juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat branding, membangun jejaring, sekaligus mengedukasi pengunjung mengenai cerita dan filosofi yang terkandung dalam produk lokal.

Sepiak Belitung Kenalkan Motif Daun Simpor

Salah satu mitra binaan yang ikut ambil bagian adalah Sepiak Belitung. UMKM tersebut membawa sejumlah produk seperti kain batik, vas, outer, dan syal. Feby dari Sepiak Belitung mengatakan antusiasme pengunjung cukup terasa, khususnya dari masyarakat asal Bangka Belitung yang berdomisili di Jakarta.

"Memang cukup ramai, terutama dari orang-orang asli Babel. Kalau dari sisi omzet pameran belum terlalu ramai, tetapi dari sisi branding dan promosi sangat membantu karena kami bisa bertemu pengunjung baru," ujar Feby.

Menurutnya, bertemu langsung dengan konsumen memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menjelaskan identitas dan filosofi di balik setiap produk. Salah satu yang diperkenalkan adalah motif daun simpor yang menjadi ciri khas produk batiknya.

"Motif kami sudah banyak berkembang. Ada motif batu satam dan kami juga pernah berkolaborasi untuk membuat salah satu produk dengan motif tersebut," katanya.

Feby menilai pameran secara langsung sangat membantu karena calon konsumen dapat melihat kualitas produk secara nyata, termasuk bahan, tekstur, warna, dan detail yang terkadang tidak dapat ditampilkan secara maksimal melalui media sosial. Ia pun berharap kegiatan promosi seperti Babel Day dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.

"Menurut saya penting agar kegiatan seperti ini terus berkembang. Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, produk kita lebih banyak dikenal di daerah. Dengan pameran seperti ini, orang jadi lebih mengenal Bangka Belitung. Terima kasih PT Timah yang telah memberikan kesempatan ini," ujarnya.

Batik Pakis Sudah Kantongi Transaksi Selama Pameran

Mitra binaan lainnya, Siti Dawiyah dengan brand Batik Pakis, juga memanfaatkan Babel Day untuk memperkenalkan produk batik khas Bangka Belitung. Ia membawa sejumlah produk, mulai dari bahan batik, baju, syal, stanjak, hingga rok. Dari sisi penjualan, Siti mengaku sudah mendapatkan transaksi selama mengikuti pameran.

"Tentunya sangat membantu untuk promosi karena orang luar daerah bisa mengenal batik Babel. Kami juga sangat terbantu untuk bisa berjualan di luar daerah," katanya.

Siti menambahkan, Batik Pakis sebelumnya juga pernah mengikuti pameran yang difasilitasi PT Timah di Solo sekitar empat tahun lalu. Dirinya mengapresiasi langkah PT Timah yang terus mendukung pengembangan UMKM di daerah.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top