Pasar Mobil Bekas 2026: Harga Hybrid Lebih Stabil Dibanding Bensin dan Listrik, Ini Datanya

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 09:23:31 WIB
Mobil hybrid menunjukkan depresiasi nilai paling rendah dibanding bensin dan listrik setelah lima tahun.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Analisis pasar otomotif Amerika Serikat yang dirilis Carbuzz baru-baru ini mengungkap fakta menarik bagi konsumen yang peduli nilai investasi kendaraan. Mobil hybrid terbukti memiliki nilai jual kembali paling stabil, bahkan melampaui performa mobil bensin konvensional dan kendaraan listrik murni. Data ini menunjukkan bahwa teknologi hybrid memberikan perlindungan nilai aset yang lebih baik dalam jangka menengah.

Depresiasi Hybrid Hanya 35 Persen, Listrik 60 Persen

Setelah lima tahun pemakaian, mobil hybrid rata-rata masih menyisakan 65 persen dari harga beli awalnya. Artinya, tingkat penyusutan atau depresiasi hanya berada di angka 35 persen. Angka ini terbilang rendah jika dibandingkan dengan mobil bermesin bensin yang mengalami penurunan nilai hingga 45 persen di periode yang sama.

Kondisi paling kontras terjadi pada pasar mobil listrik. Nilai jual kendaraan listrik murni anjlok hingga 60 persen dalam lima tahun. Penurunan drastis ini menjadi pertimbangan besar bagi konsumen yang memperhatikan aspek aset di masa depan.

RAV4 Hybrid vs Ioniq 5: Bukti Nyata Kesenjangan Harga

Perbedaan depresiasi ini terlihat jelas pada model-model spesifik di pasar bekas. Toyota RAV4 Hybrid misalnya, masih mampu menjaga nilai jualnya di kisaran 60 hingga 65 persen setelah lima tahun. Sementara itu, mobil listrik populer seperti Hyundai Ioniq 5 dan Ford Mustang Mach-E hanya menyisakan nilai sekitar 40 hingga 42 persen dari harga beli awal.

Kesenjangan semakin lebar pada kendaraan yang lebih tua. Honda Accord Hybrid berusia tujuh tahun dilaporkan masih laku dijual dengan harga separuh dari nilai barunya. Sebagai perbandingan, Tesla Model 3 dengan usia pemakaian serupa hanya bertahan di bawah angka 36 persen.

Mobil Hybrid Bekas Lebih Cepat Laku Dibanding Listrik

Keunggulan hybrid tidak hanya soal nominal harga, tetapi juga kecepatan transaksi. Unit hybrid bekas rata-rata hanya memerlukan waktu 46 hari untuk terjual. Durasi ini lebih singkat dari rata-rata penjualan mobil secara umum yang mencapai 49 hari, dan jauh lebih cepat dari mobil listrik yang butuh 57 hari.

Faktor utama yang mendorong kepercayaan konsumen terhadap hybrid adalah kepraktisan teknologi yang tidak bergantung penuh pada stasiun pengisian daya. Efisiensi bahan bakar yang tinggi, kepercayaan terhadap daya tahan mesin, serta minimnya risiko biaya besar untuk penggantian baterai menjadi daya tarik utama. Sebaliknya, calon pembeli mobil listrik bekas masih menyimpan kekhawatiran besar terhadap kesehatan baterai dan biaya penggantiannya yang mahal, membuat pasar EV bekas bergerak lebih lambat.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: inikata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top