Skotlandia Kalahkan Curacao 10 Pemain, Tapi Kehilangan Billy Gilmour karena Cedera Lutut

Penulis: Syahrul Karim  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 03:01:01 WIB
Skotlandia raih kemenangan comeback 2-1 atas Curacao meski kehilangan Billy Gilmour akibat cedera lutut.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Laga yang seharusnya menjadi pemanasan manis menjelang keberangkatan ke Amerika Serikat justru berubah pahit bagi Skotlandia. Kemenangan comeback atas Curacao yang bermain dengan 10 orang sejak babak pertama harus dibayar mahal dengan cedera Gilmour yang mengancam skuad asuhan Steve Clarke.

Cedera Gilmour: Pukulan Telak Jelang Piala Dunia

Gilmour terjatuh setelah melakukan operan sederhana di babak pertama. Ekspresi wajahnya saat meninggalkan lapangan sudah cukup menjadi pertanda buruk. Beberapa jam kemudian, Federasi Sepak Bola Skotlandia mengonfirmasi bahwa pemain Brighton itu mengalami cedera lutut kanan dan dipastikan tidak bisa tampil di putaran final.

Ini menjadi pukulan beruntun bagi Gilmour di turnamen besar. Pada Euro 2020, ia terpaksa absen di laga krusial fase grup setelah terpapar Covid-19, padahal baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik saat menahan imbang Inggris 0-0.

Babak Pertama Mimpi Buruk: Tertinggal dan Kartu Merah

Skotlandia tampil lamban di awal laga. Mereka justru tertinggal lebih dulu melalui gol spektakuler Tahith Chong. Gelandang Sheffield United itu menerima bola di garis tengah, melewati dua bek sekaligus, lalu menaklukkan kiper veteran Craig Gordon dari dalam kotak penalti.

Nasib buruk belum berakhir. Tak lama setelah gol, Jürgen Locadia dari Curacao dengan gila-gilaan menyikut wajah Aaron Hickey. Wasit asal Georgia, Goga Kikacheishvili, awalnya hanya memberi kartu kuning, namun setelah dicek VAR, kartu merah pun dikeluarkan. Pelatih Curacao, Dick Advocaat, geram. "Selama 50 menit wasit hanya bersiul melawan kami. Wasitnya dari Georgia, itu sudah cukup menjelaskan segalanya," protesnya.

Bangkit di Babak Kedua: Gol Curtis dan Brace Shankland

Tertinggal 0-1 dan kehilangan Gilmour, Skotlandia akhirnya menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Findlay Curtis, pengganti Gilmour, memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Kenny McLean untuk melepaskan tembakan berputar yang tak bisa dihentikan kiper Curacao.

Di babak kedua, Skotlandia tampil lebih agresif. Lawrence Shankland menjadi pahlawan dengan dua gol. Pertama, ia menyambar umpan silang Ryan Christie dari tendangan sudut. Gol keduanya lahir dari skema serangan balik cepat yang dituntaskan dengan penyelesaian klinis. Dua gol ini membawa Skotlandia unggul 2-1 sekaligus memastikan kemenangan.

Debut Tyler Fletcher dan Skuad Pincang

Pelatih Steve Clarke melakukan banyak pergantian di babak kedua, termasuk memberikan debut internasional kepada Tyler Fletcher, putra mantan kapten Skotlandia Darren Fletcher. Fletcher awalnya tidak masuk dalam skuad, hanya dipanggil untuk menambah jumlah pemain latihan.

Kemenangan ini memang menghibur, tapi tak menyembunyikan kenyataan pahit. Skotlandia akan terbang ke Piala Dunia tanpa Billy Gilmour, dan tanpa beberapa pemain kunci seperti Scott McTominay, John McGinn, dan Kieran Tierney yang baru bergabung latihan pada Jumat lalu. Haiti, lawan pertama mereka di Piala Dunia, pasti mencatat semua ini.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top