PANGKALPINANG — Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Rawalla memanfaatkan momen Idul Adha 2026 untuk memperkuat ikatan sosial masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung. Usai melaksanakan salat Id di Masjid Muhajirin Pangkalpinang, ia mengajak warga untuk tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan.
"Alhamdulillah, hari ini bisa datang bersilahturahim dengan masyarakat di Kepulauan Babel," kata Abangda Dzulfikar Ahmad Rawalla, Rabu.
Menurutnya, perayaan Idul Adha tahun ini menjadi momentum tepat untuk menggelorakan kembali rasa syukur. Ia menilai kondisi ekonomi dan geopolitik dunia yang sedang bergejolak belum berdampak radikal terhadap masyarakat Indonesia.
"Kita harus menghidupkan semangat persaudaraan, agar tidak mudah terkoyak, terombang-ambing, terpecah belah karena perbedaan pandangan kehidupan semata," ujarnya.
Wamen P2MI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah itu menambahkan bahwa Idul Adha merupakan waktu untuk membangkitkan kebanggaan sebagai umat Islam. Ia mendorong warga untuk saling menguatkan di tengah dinamika sosial yang ada.
Kunjungan kerja Dzulfikar ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini disebutnya sebagai penunaian janji tahun lalu. "Alhamdulillah, hari ini saya bisa tunaikan dan semuanya berjalan dengan lancar," katanya.
Kehadirannya di Babel disambut antusias oleh jamaah Masjid Muhajirin yang mengikuti rangkaian salat Id dan penyembelihan hewan kurban. Pesan persaudaraan yang ia sampaikan diharapkan menjadi perekat sosial di tengah masyarakat yang majemuk.