Pencarian

Desa Wisata Gede Pangrango Sukabumi Tawarkan River Tubing dan Sambal Sawo

Kamis, 24 September 2026 • 13:24:31 WIB
Desa Wisata Gede Pangrango Sukabumi Tawarkan River Tubing dan Sambal Sawo
Pengunjung menyusuri aliran sungai dalam aktivitas river tubing di Desa Wisata Gede Pangrango, Sukabumi.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango di Kabupaten Sukabumi menawarkan paket wisata alam, jelajah kampung, dan river tubing di kawasan penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Desa berluas 999,40 hektare dengan 7.627 jiwa ini meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021-2024 dan Penghargaan Proklim Nasional Utama 2024. Wisata berbasis masyarakat ini dikembangkan bersama program Desa Sejahtera Astra dari PT Astra International Tbk.

Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango telah diakui UNESCO sebagai bagian dari Cagar Biosfer Dunia. Posisi geografis itu membuat desa-desa di sekelilingnya memiliki modal alam yang jarang dimiliki daerah lain. Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango memanfaatkan posisi tersebut sebagai fondasi pengembangan wisata berbasis masyarakat.

Pengembangan desa ini berjalan melalui kolaborasi warga bersama program Desa Sejahtera Astra. Pendampingan mencakup empat bidang: kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan.

Daya Tarik Utama: Alam, Kampung, dan Kuliner Olahan

River tubing menjadi aktivitas wisata unggulan yang memanfaatkan aliran sungai di kawasan desa. Wisata jelajah kampung melengkapi pengalaman, mengajak pengunjung menyusuri kehidupan sehari-hari warga dan karakter desa.

Dari sisi kuliner, warga mengolah hasil kebun menjadi produk bernilai tambah. Buah sawo diolah menjadi sambal sawo, sementara gula aren dikembangkan sebagai produk lokal oleh pelaku UMKM.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • River tubing menyusuri aliran sungai desa
  • Wisata jelajah kampung untuk mengenal kehidupan warga
  • Menonton pertunjukan musik Arumba
  • Melihat pengolahan limbah pipa PVC menjadi miniatur kendaraan
  • Belajar pemilahan dan pemanfaatan kembali sampah rumah tangga
  • Membeli sambal sawo dan gula aren produksi UMKM setempat

Program Unggulan Desa

Selain wisata alam dan jelajah kampung, desa ini memiliki paket wisata terstruktur, program pengolahan sampah, penanganan stunting, dan musik Arumba. Kegiatan seni dan musik juga menjadi ruang pengembangan kreativitas anak-anak melalui angklung dan drumband.

Di bidang kesehatan, penguatan dilakukan lewat kegiatan Posyandu dan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas. Pengelolaan sampah rumah tangga berjalan melalui pemilahan dan pemanfaatan kembali, termasuk mengubah limbah pipa PVC menjadi miniatur kendaraan.

Prestasi dan Pengakuan

Desa Gede Pangrango tercatat meraih Anugerah Desa Wisata Indonesia pada 2021 hingga 2024. Penghargaan Proklim Nasional kategori Utama juga diterima pada 2024.

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menyatakan pihaknya meyakini setiap desa punya potensi yang dapat dikembangkan sesuai karakteristik dan kebutuhannya.

"Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya setiap desa memiliki potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya. Di Desa Sejahtera Astra Gede Pangrango, Astra bersama masyarakat terus mendorong pengembangan potensi lokal melalui berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga kewirausahaan," ujar Boy Kelana Soebroto.

Cara Menuju Lokasi

Desa ini berada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Akses menuju lokasi dapat ditempuh dari Sukabumi atau dari kawasan Cibodas. Untuk rute transportasi terkini dan titik jemput paket wisata, informasi dapat dikonfirmasi via pengelola desa wisata atau dinas pariwisata setempat.

Tiket Masuk dan Jam Operasional

Informasi tarif paket wisata, jam operasional, dan kuota kunjungan belum tersedia dalam bahan. Calon pengunjung disarankan menghubungi pengelola Desa Wisata Gede Pangrango atau dinas pariwisata Kabupaten Sukabumi sebelum berangkat.

Tips Berkunjung

Bawa pakaian ganti untuk aktivitas river tubing dan alas kaki yang tidak licin. Datang pada musim kemarau untuk menghindari debit air sungai yang tinggi. Siapkan uang tunai untuk membeli produk UMKM setempat seperti sambal sawo dan gula aren.

Durasi ideal kunjungan satu hingga dua hari untuk menuntaskan river tubing, jelajah kampung, dan mencicipi kuliner olahan warga.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: indonesiadaily.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks