Pencarian

KSOP Pangkalbalam Perketat Pengawasan Kelaikan Kapal Penumpang Tujuan Belitung dan Jakarta, Muatan Kendaraan Jadi Sorotan

Rabu, 05 Agustus 2026 • 20:01:31 WIB
KSOP Pangkalbalam Perketat Pengawasan Kelaikan Kapal Penumpang Tujuan Belitung dan Jakarta, Muatan Kendaraan Jadi Sorotan
Petugas KSOP Kelas IV Pangkalbalam memeriksa kelengkapan alat keselamatan kapal penumpang di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Rabu (12/2).

PANGKALPINANG — Seluruh kapal penumpang yang beroperasi dari Pelabuhan Pangkalbalam kini menjalani pemeriksaan lebih ketat sebelum berangkat. KSOP Kelas IV Pangkalbalam memastikan setiap moda transportasi laut memenuhi standar keselamatan, mulai dari kapasitas muatan hingga kelengkapan alat penyelamat diri.

Kepala KSOP Kelas IV Pangkalbalam, Saiful Anwar, menegaskan instruksi pengawasan ini telah disampaikan langsung kepada jajaran petugas di lapangan. "Saya sudah memerintahkan petugas untuk lebih mengintensifkan pengawasan dan kesiapan keberangkatan kapal penumpang ini," ujarnya di Pangkalpinang, Rabu.

Alat Keselamatan Wajib Melebihi Kapasitas Penumpang

Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada dokumen dan kondisi mesin. Petugas kini mengaudit kesesuaian jumlah alat keselamatan dengan daya tampung kapal. Saiful Anwar memberi contoh, kapal dengan kapasitas 400 penumpang harus menyediakan perlengkapan keselamatan dalam jumlah lebih banyak dari kapasitas tersebut.

"Kapal ini memiliki kapasitas 400 orang penumpang, maka kapal tersebut harus memiliki alat keselamatan lebih dari kapasitas penumpang kapal tersebut," kata Saiful Anwar.

Muatan Kendaraan di Kapal Ro-Ro Jadi Prioritas Pengecekan

Perhatian khusus diarahkan pada kapal ro-ro yang melayani rute Pangkalbalam menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapal jenis ini mengangkut penumpang sekaligus kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga potensi pergeseran muatan saat gelombang tinggi menjadi ancaman serius bagi keseimbangan kapal.

Petugas diwajibkan memeriksa secara detail sistem pengaman atau lashing kendaraan di dalam dek kapal. Saiful Anwar menekankan bahwa alat pengaman tersebut harus berfungsi optimal. "Ketika cuaca tiba-tiba memburuk dan terjadi goncangan maka kendaraan di dalam kapal ini bergoyang sehingga mempengaruhi keseimbangan kapal tersebut," jelasnya.

Ia menambahkan, risiko terbesar justru muncul ketika kendaraan tidak terikat kuat. Pergerakan kendaraan mengikuti arah goyangan kapal dapat memicu kecelakaan fatal di tengah laut. "Berbahaya jika kendaraan muatan kapal ini tidak di-lasing, karena ketika terjadi gelombang besar yang menimbulkan goncangan maka kendaraan-kendaraan ini akan bergerak mengikuti arah goyangan kapal," ujarnya.

Cuaca Buruk Jadi Pemicu Utama Pengawasan Diperketat

Langkah preventif ini diambil sebagai tindak lanjut arahan langsung Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Kondisi cuaca di perairan Bangka Belitung yang belakangan tidak menentu dinilai meningkatkan risiko kecelakaan pelayaran, sehingga seluruh aspek keselamatan kapal penumpang harus dipastikan dalam kondisi prima sebelum meninggalkan pelabuhan.

Dengan pengawasan yang diperketat ini, KSOP Pangkalbalam berharap seluruh perjalanan laut dari Pangkalpinang menuju Belitung maupun Jakarta dapat berlangsung aman dan terhindar dari insiden yang merugikan penumpang maupun awak kapal.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks