PANGKALPINANG — Sebanyak 7.114 warga telah menjangkau layanan kesehatan gratis melalui Program Oto Sihat atau Mobil Sehat yang dioperasikan PT Timah sepanjang 2025. Tiga armada Oto Sihat beroperasi di Bangka, Belitung, dan Kepulauan Riau, dengan total 56 kali kegiatan selama setahun terakhir.
Pemuda di Desa Rias Olah Barang Bekas Jadi Produk Ekonomis
Di bidang pemberdayaan ekonomi, PT Timah menjalankan Program Pemuda Pemudi Berkarya (PEPAYA) di Desa Rias yang mendorong kreativitas generasi muda melalui pengolahan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis. Program serupa juga dilakukan di Desa Badau, Kabupaten Belitung, berupa budidaya jagung yang melibatkan kelompok tani lokal dan berkolaborasi dengan pemerintah desa serta Dinas Pertanian.
Perusahaan juga melanjutkan Program Blue Resilience Initiative Action (BERLIAN) di Pulau Kundur yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Di sektor kelautan, program Fishing Ground diperluas dengan penambahan ratusan unit rumpon di sejumlah kawasan perairan, sementara Coral Garden diperkuat melalui pemasangan unit baru di Pulau Putri dan Laut Tuing.
Pemali Boarding School Lahirkan 922 Alumni Sejak 2000
Pada sektor pendidikan, program unggulan PT Timah adalah Pemali Boarding School (PBS) yang telah berjalan sejak tahun 2000. Hingga 2025, program ini telah melahirkan 922 alumni yang kini berprofesi sebagai guru, dokter, dosen, aparat penegak hukum, hingga profesional di berbagai sektor.
Komitmen terhadap kelompok rentan diwujudkan melalui Program Menjaga Nusantara di Kabupaten Bangka Barat. Program ini mencakup ketahanan pangan, penguatan UMKM, sekolah entrepreneur bagi penyandang disabilitas, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan perempuan.
10.366 Warga Terima Bantuan Sembako, 209 Hewan Kurban Disalurkan
Melalui program TJSL, PT Timah menghadirkan berbagai bantuan sosial dan lingkungan. Program Timah Merik Sembako pada 2025 menjangkau 10.366 penerima manfaat. Perusahaan juga menyalurkan 209 hewan kurban dan menyelenggarakan program Mudik Gratis yang diikuti 700 peserta.
Di sisi perlindungan sosial, sebanyak 211 nelayan dan kaum rentan di wilayah operasional perusahaan mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan. Bantuan sarana dan prasarana umum, rumah ibadah, pelestarian lingkungan, serta penanganan kondisi darurat dan kebencanaan juga menjadi bagian dari program TJSL tahun ini.