Pencarian

Lebih dari 200 Merek dari 10 Negara Ramaikan IEE Series 2026 di Balikpapan, Targetkan Proyek IKN dan Migas

Rabu, 10 Juni 2026 • 19:09:31 WIB
Lebih dari 200 Merek dari 10 Negara Ramaikan IEE Series 2026 di Balikpapan, Targetkan Proyek IKN dan Migas
Lebih dari 200 merek dari 10 negara ikut serta dalam IEE Series 2026 di Balikpapan.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Pameran yang mengusung tiga sektor utama—Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil & Gas Indonesia—ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto, mewakili Gubernur Rudy Mas'ud. Dalam sambutannya, Bambang menekankan bahwa inovasi menjadi kunci utama di tengah perubahan besar industri global.

“Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat, digitalisasi semakin luas, kecerdasan buatan mulai masuk ke berbagai sektor industri, dan tuntutan terhadap efisiensi berkelanjutan semakin tinggi,” tegas Bambang, Rabu (10/6).

Ia menilai platform seperti IEE Series dapat menjadi katalis yang mempertemukan inovasi, investasi, dan peluang kerja sama. “Kami berharap kegiatan ini melahirkan kerja sama baru, investasi baru, serta berbagai solusi untuk menjawab tantangan di sektor energi dan engineering,” lanjutnya.

Balikpapan: Pusat Industri yang Terkoneksi dengan IKN

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menegaskan bahwa kota ini telah tumbuh bersama industri pertambangan serta minyak dan gas bumi selama puluhan tahun. “Forum ini menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan, teknologi, investasi, dan sumber daya manusia yang akan menentukan arah perkembangan sektor energi dan industri di masa depan,” ujarnya.

Pemilihan Balikpapan sebagai tuan rumah dinilai strategis. Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, mengungkapkan bahwa ekspansi IEE Series ke kota ini bertujuan mendekatkan platform industri dengan pusat proyek strategis nasional, termasuk IKN. “Partisipasi lebih dari 100 perusahaan dan 200 merek dagang dari dalam dan luar negeri menunjukkan besarnya potensi Kalimantan sebagai pusat investasi dan inovasi teknologi,” kata Hanung.

Seminar Bahas AI hingga Keberlanjutan Industri

Selain pameran, IEE Series 2026 juga diisi dengan seminar dan forum industri yang membahas isu-isu strategis. Beberapa topik yang diangkat antara lain transformasi industri migas regional, peluang sektor konstruksi dalam mendukung pembangunan IKN, pemanfaatan teknologi UAV dan kecerdasan buatan untuk operasional pertambangan, hingga penerapan prinsip keberlanjutan dan efisiensi industri.

Sejumlah asosiasi turut mendukung penyelenggaraan, di antaranya Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) PD Kaltim, Asosiasi Chief Engineering (ACE) Kaltim, ASPERMIGAS, ABUPI, PERTAABI, dan Indonesia Construction Architecture Network (ICAN). Majalah TAMBANG juga hadir sebagai media partner, mengundang pengunjung untuk berdiskusi dan membaca edisi terbaru di booth mereka.

Melalui kolaborasi sektor pertambangan, migas, dan konstruksi dalam satu ekosistem, IEE Series Balikpapan diharapkan menjadi wadah business matching yang memperkuat rantai pasok regional dan mendorong sinergi lintas sektor untuk menjawab kebutuhan proyek-proyek strategis di Indonesia Timur.

Bagikan
Sumber: tambang.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks