SUGBK Direnovasi Oktober 2026-April 2027, Timnas dan Persija Cari Kandang Baru

Penulis: Hendrizal Satria  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:22:01 WIB
Renovasi Field of Play SUGBK dijadwalkan berlangsung dari 30 Oktober 2026 hingga April 2027.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Renovasi Field of Play Stadion Utama Gelora Bung Karno resmi dimulai 30 Oktober 2026 dan dijadwalkan rampung April 2027. Timnas Indonesia dan Persija Jakarta mesti mencari stadion alternatif, sementara konser BTS dan Westlife tetap berjalan sesuai jadwal.

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) memulai perbaikan struktur lapangan atau Field of Play (FOP) SUGBK pada 30 Oktober 2026. Renovasi berlangsung hingga April 2027 dengan target stadion lebih siap menggelar ajang olahraga maupun hiburan.

Timnas Indonesia Kehilangan Kandang untuk FIFA Matchday Maret 2027

Dampak renovasi paling langsung dirasakan Timnas Indonesia. Skuad Garuda dijadwalkan menjalani FIFA Matchday di kandang pada Maret 2027, periode yang beririsan dengan masa perbaikan lapangan.

Artinya, laga kandang Timnas pada jendela kalender FIFA itu tidak bisa digelar di SUGBK. Belum ada keterangan resmi soal stadion pengganti yang akan dipakai.

Persija Sudah Daftarkan GBK sebagai Markas BRI Super League 2026/2027

Persija Jakarta juga terkena imbas. Klub ibu kota telah mendaftarkan GBK sebagai markas untuk BRI Super League 2026/2027, tetapi renovasi memaksa Macan Kemayoran mencari alternatif sementara.

Persija belum mengumumkan venue pengganti. Pilihan yang tersedia di Jabodetabek bakal jadi pertimbangan, termasuk soal kapasitas dan jadwal sewa.

Konser BTS dan Westlife Tetap Jalan di Tengah Renovasi

Di sisi lain, sejumlah konser musik dipastikan tidak terganggu. Konser BTS dijadwalkan pada 26, 27, dan 29 Desember 2026, sementara Westlife tampil pada 23 Januari 2027.

PPKGBK menegaskan jadwal hiburan itu tetap berjalan meski proyek perbaikan lapangan sedang berlangsung. Penjelasan rinci soal proses renovasi dan alasan konser tetap digelar disampaikan Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi A. Kusumo serta Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK Mokhamad Rofik Anwar.

Apa yang Berubah dari SUGBK setelah Renovasi?

Fokus pekerjaan ada pada struktur lapangan atau FOP. Perbaikan ini menyasar kualitas permukaan lapangan agar SUGBK lebih siap menampung agenda olahraga dan hiburan berskala besar.

Selama proyek berjalan, kalender pertandingan Timnas dan Persija harus disesuaikan. Dua pemakai utama stadion itu kini bergantung pada venue alternatif sampai April 2027.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: enamplus.liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top