PANGKALPINANG — Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemkot Pangkalpinang Syarifudin hadir mewakili Wali Kota dalam seminar Ngopi Emas yang digelar BSI, Kamis (22/10/2026). Ia menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap upaya perbankan memperluas pemahaman masyarakat soal perencanaan keuangan.
Dalam seminar itu, peserta diperkenalkan pada produk investasi emas dengan setoran awal Rp 50.000. Penyelenggara menjelaskan pilihan jangka waktu satu hingga lima tahun yang bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.
Syarifudin menekankan edukasi produk keuangan harus sampai pada pemahaman manfaat, mekanisme, persyaratan, dan ketentuan yang berlaku. Menurut dia, warga perlu informasi memadai sebelum menentukan pilihan investasi.
"Ini merupakan kegiatan yang sangat berharga dan penting bagi kita semuanya," ujar Syarifudin dalam sambutannya.
Ia menilai pengenalan produk investasi mesti disertai sosialisasi berkelanjutan. Syarifudin juga mengapresiasi BSI yang terus memberi pemahaman kepada masyarakat setelah memperkenalkan produk investasi emas.
"Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini," katanya.
Syarifudin menyebut edukasi keuangan semakin relevan di tengah dinamika ekonomi global dan regional. Warga dituntut lebih cermat mengelola pendapatan serta merencanakan kebutuhan masa depan.
Ia berharap kegiatan serupa memperluas pemahaman masyarakat tentang perencanaan keuangan yang bijak dan terukur. Dengan begitu, warga diharapkan mempertimbangkan pilihan keuangan secara rasional, bukan sekadar mengikuti tren investasi.
Manager Area BSI Palembang Adi Putro Maryono mengatakan sosialisasi investasi emas merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas literasi masyarakat. Kegiatan Ngopi Emas juga dilaksanakan serentak di sejumlah kantor cabang BSI dalam wilayah Area Palembang.
Menurut Adi, BSI berupaya memberikan informasi kepada calon investor mengenai karakteristik produk, ketentuan investasi, serta berbagai hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
Edukasi tersebut dinilai penting agar masyarakat memahami bahwa setiap pilihan investasi perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan, jangka waktu, dan kemampuan masing-masing. Seminar Ngopi Emas sekaligus memperkuat sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah dalam meningkatkan literasi keuangan di Kota Pangkalpinang.