Honda Babel Ingatkan Pengendara di Pangkalpinang: Ban Tebal Belum Tentu Aman, Cek Tekanan Angin Sebelum Melaju

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:24:02 WIB
Honda Babel mengingatkan pengendara di Pangkalpinang untuk memeriksa tekanan angin ban sebelum berkendara.

PANGKALPINANG — Berkendara dengan ban yang masih tebal sering kali membuat pengendara merasa aman. Padahal, tanpa tekanan angin yang tepat, potensi kehilangan kendali di jalan tetap mengintai.

PT Surya Nusa Kendaraan selaku main dealer Honda untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung menegaskan bahwa kondisi tapak ban dan tekanan udara adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Pengecekan menyeluruh wajib dilakukan sebelum sepeda motor digunakan.

Tekanan Kurang atau Berlebih Sama-Sama Berisiko

Instructional Coach atau PIC Safety Riding Honda Babel, Hariyansha, menjelaskan bahwa banyak pengendara yang terjebak pada asumsi ban terlihat baik berarti aman. Padahal, tekanan angin yang kurang bisa membuat ban cepat panas dan handling motor terasa berat, sementara tekanan berlebih akan mengurangi daya cengkeram ban ke aspal.

"Ban yang masih terlihat bagus atau tebal belum tentu memiliki tekanan angin yang sesuai. Tekanan angin yang kurang atau berlebih dapat memengaruhi kestabilan dan kendali sepeda motor. Karena itu, pengendara sebaiknya selalu mengecek tekanan angin dan kondisi tapak ban sebelum berkendara," ujar Hariyansha dalam keterangannya, baru-baru ini.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cek Ban?

Pemeriksaan tekanan angin tidak bisa dilakukan asal-asalan. Honda Babel menyarankan pengecekan rutin dilakukan saat ban dalam kondisi dingin, idealnya sebelum motor pertama kali dinyalakan di pagi hari atau setelah motor lama tidak digunakan.

Pengendara bisa menggunakan alat ukur tekanan ban manual maupun digital, atau mendatangi bengkel resmi dan gerai servis terpercaya. Pastikan angka yang tertera sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk tipe motor masing-masing. Standar tekanan angin biasanya berbeda antara ban depan dan ban belakang, serta bisa berubah jika motor digunakan untuk membawa beban berat.

Lebih dari Sekadar Angka: Membangun Budaya Aman

Kebiasaan mengecek kondisi ban sebelum berkendara adalah investasi kecil untuk keselamatan di jalan. Selain tekanan angin, periksa pula kedalaman alur tapak dan pastikan tidak ada benjolan, sobek, atau benda asing yang tertancap di permukaan ban.

Hariyansha menambahkan bahwa langkah preventif sederhana ini akan sangat berdampak pada kenyamanan dan kesiapan pengendara menghadapi kondisi jalan. "Jangan hanya melihat ban masih tebal lalu merasa aman. Biasakan melakukan pengecekan sebelum berangkat, termasuk tekanan angin dan kondisi tapak ban. Dengan begitu, perjalanan bisa lebih nyaman dan pengendara dapat lebih siap menghadapi kondisi di jalan," tutupnya.

Melalui kampanye berkelanjutan, Honda Babel mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan #Cari_Aman dalam setiap perjalanan. Keselamatan berkendara dimulai dari memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melaju, bukan sekadar saat berada di tengah kemacetan atau kecepatan tinggi.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: okeyboz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top