PANGKALPINANG — Rombongan KONI OKI yang dipimpin langsung oleh Ketua Agus Hasan itu diterima jajaran pengurus KONI Pangkalpinang di bawah komando Fauzi Terisana. Hadir pula Sekretaris Umum Iskandar Fuad dalam rombongan, sementara tuan rumah menyiapkan sambutan dari Sekretaris Umum Arman Wibisono beserta para wakil ketua.
Agenda yang berlangsung di Pangkalpinang ini menyoroti kebutuhan yang lebih mendasar dari sekadar urusan administrasi. Fokus utamanya adalah bagaimana organisasi olahraga mampu membangun sistem pembinaan yang benar-benar melahirkan atlet berprestasi secara berkelanjutan.
KONI OKI menjadikan Pangkalpinang sebagai salah satu rujukan untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan organisasi. Beberapa hal yang menjadi perhatian utama dalam studi banding tersebut meliputi pembinaan atlet, pengelolaan cabang olahraga, hingga strategi menjaga kesinambungan prestasi.
Agus Hasan menyebut pengalaman yang diperoleh dari kunjungan ini akan dijadikan bahan evaluasi dan referensi berharga bagi pihaknya. “Kami berharap hasil kunjungan ini dapat menjadi bahan masukan bagi KONI Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk meningkatkan tata kelola organisasi, pembinaan atlet, serta pencapaian prestasi olahraga daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung tidak berhenti pada tataran teori. Kedua organisasi saling bertukar pengalaman mengenai persoalan nyata di lapangan, termasuk bagaimana membangun ekosistem olahraga yang mampu menopang prestasi dalam jangka panjang.
Kedatangan rombongan dari Sumatera Selatan ini disambut positif oleh KONI Pangkalpinang. Fauzi Terisana menilai pertukaran pengalaman antardaerah merupakan langkah strategis yang tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi baru dalam pengembangan olahraga prestasi.
“Pertemuan ini berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari kedua belah pihak. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut dalam pengembangan olahraga prestasi di daerah,” kata Fauzi.
Ia menegaskan bahwa setiap daerah memiliki pengalaman berharga yang patut saling dipelajari. Dengan bertukar praktik pengelolaan dan pembinaan, organisasi olahraga diharapkan dapat menemukan pola yang lebih efektif untuk menjawab tantangan prestasi ke depan.