Pemprov Kepulauan Bangka Belitung Dorong 119.303 UMKM Go Digital, Targetkan Perluasan Pasar Hingga Global

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:33:01 WIB
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Arie Primajaya, menyampaikan program digitalisasi bagi pelaku UMKM di Pangkalpinang.

PANGKALPINANG — Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk membawa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui adopsi teknologi digital. Saat ini, terdapat 119.303 unit UMKM yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di provinsi tersebut, menyerap sekitar 252.755 tenaga kerja.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel, Arie Primajaya, menyebutkan bahwa Hari UMKM menjadi momentum strategis untuk memperkuat fondasi digital sektor ini. Ia menekankan bahwa UMKM bukan hanya penyumbang terbesar bagi perekonomian daerah, tetapi juga tulang punggung lapangan pekerjaan di era digital.

UMKM Babel: Penopang Ekonomi dan Penyerap Tenaga Kerja

Jumlah pelaku UMKM yang mencapai lebih dari seratus ribu unit menunjukkan peran vital sektor ini dalam roda perekonomian Bangka Belitung. Mereka tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

Dengan ribuan tenaga kerja yang menggantungkan hidup pada sektor ini, penguasaan teknologi informasi menjadi kunci agar usaha mereka tidak tergerus zaman. Digitalisasi dinilai mampu memangkas biaya operasional dan membuka akses pasar yang lebih luas tanpa batas geografis.

Program Pemprov: Dari Pelatihan hingga Pembenahan Manajemen

Pemerintah Provinsi tidak tinggal diam. Sejumlah program konkret telah disiapkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pelaku UMKM. Program tersebut meliputi sosialisasi, pembinaan, hingga pelatihan intensif.

"Kita melalui berbagai program seperti sosialisasi, pembinaan, pelatihan dan lainnya dapat meningkatkan sumber daya manusia pelaku UMKM dalam menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dalam memasarkan produk, membenahi sistem manajemen, transaksi hingga hubungan dengan pelanggan secara digital," ujar Arie Primajaya di Pangkalpinang, Rabu.

Mengapa Digitalisasi Menjadi Kunci di Era Ini?

Di tengah persaingan yang semakin ketat, pelaku UMKM dituntut untuk beradaptasi dengan cepat. Penguasaan platform digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk bertahan dan berkembang.

Digitalisasi memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen di luar pulau, bahkan hingga mancanegara. Sistem manajemen yang tertata rapi juga akan memudahkan pelaku UMKM dalam mengakses permodalan dari perbankan atau lembaga keuangan lainnya.

Ajak Semua Pihak Ciptakan Iklim Usaha Kondusif

Arie Primajaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Bangka Belitung. Dukungan ini dinilai penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif.

"Melalui dukungan masyarakat, pemerintah, perusahaan BUMN dan swasta, kita dapat menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam mengembangkan usaha untuk memperkuat perekonomian lokal," katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan ucapan selamat merayakan Hari UMKM bagi seluruh pelaku usaha. Harapannya, UMKM dapat menjadi bagian dari masa depan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top