KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kepastian ini diumumkan Persija melalui laman resmi klub pada Selasa (11/8/2026). Laga kontra Brisbane Roar bukan sekadar uji coba biasa, melainkan puncak rangkaian acara yang dirancang sebagai perayaan bersama The Jakmania.
Duel ini punya bumbu tersendiri. Brisbane Roar secara terbuka menyebut Persija sebagai sister club karena keduanya berada di bawah naungan Grup Bakrie. Ini akan menjadi pertemuan perdana dua klub dalam sejarah, setidaknya di era kepemilikan yang sama.
"Laga melawan Persija akan menjadi momen bersejarah bagi kedua klub karena Brisbane Roar dan Persija untuk pertama kalinya bertemu sebagai klub saudara yang berada di bawah kepemilikan yang sama, yakni Grup Bakrie," tulis Brisbane Roar dalam pernyataan resminya.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan agenda ini adalah momentum penting sebelum musim baru bergulir. Pihak klub ingin memperkenalkan wajah-wajah anyar di skuad, jersey terbaru, serta para sponsor yang akan mendampingi perjalanan tim di Super League 2026/2027.
"Team Launching dan International Friendly Match menjadi momentum penting bagi kami untuk menyambut musim 2026/2027," ujar Prapanca, dinukil dari laman klub, Selasa (11/8/2026). "Melalui acara ini, kami akan memperkenalkan skuad dan jersey terbaru Persija, menyambut para sponsor yang menjadi bagian dari perjalanan kami."
Tema "Rise for Glory" sengaja diusung sebagai bentuk apresiasi untuk The Jakmania. Klub ingin menjadikan momen ini sebagai pelecut ambisi dan mentalitas tim menghadapi kompetisi.
"Yang paling penting, acara ini kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi dan perayaan bersama seluruh Jakmania yang selalu menjadi bagian penting dari perjalanan Persija," tuturnya. "Kami berharap semangat 'Rise for Glory' dapat menjadi energi bagi seluruh keluarga besar Persija untuk menghadapi musim baru dengan ambisi dan semangat yang lebih besar."
Sebelum bertandang ke JIS, Brisbane Roar punya agenda lain di Tanah Air. Klub asal Australia itu dijadwalkan menjalani uji coba tertutup melawan Dewa United di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada 27 Agustus 2026. Artinya, Persija menjadi lawan kedua Brisbane Roar dalam tur singkat mereka ke Indonesia.
Bagi Persija, laga ini menjadi ujian terakhir untuk mengukur kesiapan tim sebelum resmi mengarungi Super League. Publik tentu menantikan bagaimana komposisi pemain anyar dan strategi pelatih diuji melawan tim asing yang memiliki postur dan kecepatan berbeda.