SUNGAILIAT — Angka partisipasi orang tua membawa bayinya mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Bangka terus bergerak naik. Hingga 5 Agustus 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat sebanyak 3.228 bayi telah menerima layanan tersebut dari target keseluruhan 3.597 bayi.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Bangka, Anggia Murni, mengatakan capaian tersebut merefleksikan kepedulian orang tua terhadap kondisi kesehatan anak mereka sejak dini.
"Tingginya kesadaran orang tua yang memeriksakan kesehatan bagi bayinya berdasarkan angka capaian layanan CKG," ujar Anggia Murni di Sungailiat, Kamis.
Dinkes Kabupaten Bangka menargetkan penerima manfaat CKG untuk kelompok bayi tersebar di delapan wilayah kecamatan. Kecamatan Sungailiat menjadi wilayah dengan target tertinggi, yakni 861 bayi, disusul Kecamatan Mendo Barat dengan 638 bayi.
Adapun rincian target di kecamatan lainnya meliputi Belinyu 537 bayi, Pemali 382 bayi, Merawang 380 bayi, Riau Silip 354 bayi, Bakam 222 bayi, dan Puding Besar 223 bayi.
Anggia mengingatkan para orang tua yang belum membawa bayinya ke fasilitas kesehatan agar segera mengunjungi puskesmas terdekat. Pemeriksaan ini dinilai penting untuk memastikan tumbuh kembang bayi berjalan normal atau mendeteksi lebih awal jika terdapat kendala kesehatan.
"Kami optimis target layanan CKG kelompok bayi mampu tercapai sebab hingga saat ini angka layanan terbilang cukup tinggi," kata Anggia.
Secara keseluruhan, realisasi layanan CKG untuk semua kelompok usia di Kabupaten Bangka telah mencapai 90,07 persen dari total 157.210 penduduk calon penerima manfaat.