KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Sunbird Messaging, aplikasi yang memungkinkan pengguna Android mengirim pesan "gelembung biru" ala iMessage ke pengguna iPhone, kini tersedia lagi untuk publik. Setelah melewati masa uji coba early access, aplikasi ini sudah bisa diunduh langsung dari Google Play Store. Layanan ini menggabungkan iMessage, RCS, dan SMS/MMS dalam satu aplikasi, sehingga pengguna tidak perlu berpindah-pindah aplikasi untuk berkomunikasi lintas platform.
Ini bukan kali pertama Sunbird hadir. Aplikasi ini sempat tersedia dari akhir 2022 hingga akhir 2023, tetapi kemudian ditutup paksa oleh pengembangnya setelah ditemukan celah keamanan kritis. Sebelumnya, Sunbird mengirim kredensial Apple ID pengguna ke server mereka tanpa enkripsi melalui protokol HTTP. Kondisi itu membuat peretas berpotensi mencegat seluruh pesan dan lampiran media, bahkan karyawan Sunbird pun disebut memiliki akses ke platform penyimpanan isi pesan pengguna.
Setelah vakum, Sunbird kembali dalam bentuk beta undangan pada April 2024. Baru sekarang aplikasi ini dibuka untuk publik lagi. Perusahaan mengklaim telah merombak sistem keamanannya: pesan kini dienkripsi di perangkat dan selama proses transmisi, serta tidak disimpan di server Sunbird.
Untuk memakai Sunbird, pengguna wajib memiliki akun Apple ID. Perusahaan menyatakan bahwa kata sandi hanya dipakai sekali untuk membuat sesi, lalu langsung dihancurkan. Detail teknis keamanan lebih lengkap bisa dilihat di situs resmi Sunbird.
Satu hal yang perlu dicatat: iMessage melalui Sunbird tidak mendaftarkan nomor telepon. Kontak di iPhone akan melihat pengguna Android tersebut berdasarkan alamat email, bukan nomor HP. Ini berbeda dengan pengalaman iMessage standar yang biasanya terhubung dengan nomor telepon.
Saat pertama kali diluncurkan, Sunbird menjanjikan fitur yang tidak dimiliki Android, seperti indikator mengetik, tanda sudah dibaca (read receipts), dan kualitas media yang lebih baik. Namun kini, Apple sudah mengadopsi RCS (Rich Communication Services) untuk komunikasi Android-iPhone. Artinya, fitur-fitur tersebut sudah tersedia secara native di aplikasi pesan bawaan Android. Keunggulan Sunbird kini praktis tinggal soal warna gelembung pesan yang berbeda—biru alih-alih hijau—dan integrasi semua layanan pesan dalam satu aplikasi.
Pengguna Android bisa mencoba Sunbird secara gratis selama 14 hari. Setelah masa percobaan selesai, biaya langganan adalah USD 2,99 per bulan (sekitar Rp 49 ribu) atau USD 24,99 per tahun (sekitar Rp 412 ribu). Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan metode pembayaran lokal untuk pengguna Indonesia.
Bagi pengguna Android yang sering berkomunikasi dengan pengguna iPhone dan ingin tampil beda dengan gelembung biru, Sunbird bisa menjadi opsi. Namun, pertimbangan keamanan dan kebutuhan Apple ID tetap menjadi catatan utama sebelum memutuskan berlangganan.