BANGKA SELATAN — Akses jalan yang menjadi urat nadi mobilitas warga Desa Nangka kini kembali berfungsi. Rina Tarol, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyebut proses pembukaan kembali ini tidak lepas dari pengawalan aspirasi yang dilakukan bersama berbagai pihak.
Menurut Rina, penutupan akses jalan sebelumnya menjadi keluhan utama masyarakat. Setelah melalui serangkaian koordinasi, akhirnya ditemukan titik temu yang memungkinkan jalan tersebut difungsikan lagi.
“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat Desa Nangka akhirnya mendapatkan solusi. Setelah dilakukan pengawalan dan koordinasi bersama berbagai pihak, akses jalan warga yang sebelumnya sempat ditutup kini kembali dibuka untuk kepentingan masyarakat,” ujar Rina dalam keterangannya, baru-baru ini.
Jalan di Desa Nangka merupakan infrastruktur vital bagi aktivitas sehari-hari warga, mulai dari distribusi barang hingga akses ke layanan publik. Pembukaan kembali akses ini diharapkan memulihkan kembali aktivitas ekonomi dan sosial yang sempat terganggu.
Rina menekankan bahwa sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan di lapangan. Ia berharap koordinasi serupa terus terjaga untuk menangani isu-isu lain di Bangka Selatan.
Dengan terbukanya akses jalan, warga kembali dapat menjalankan aktivitas tanpa hambatan berarti. Langkah ini juga menjadi contoh bagaimana pengawalan aspirasi yang konsisten bisa membuahkan hasil nyata.
Ke depan, Rina berkomitmen untuk terus memantau kondisi infrastruktur di daerah pemilihannya agar tidak ada lagi akses warga yang terhambat tanpa solusi yang jelas.