PANGKALAN BARU — Produk unggulan SMAN 1 Pangkalan Baru berhasil memikat perhatian di ajang LKS DIKMEN, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tahun 2026. Stan sekolah itu dikunjungi langsung Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, saat pameran berlangsung di halaman Kantor Gubernur Babel.
Dalam pameran yang digelar selama tiga hari, 9-11 Juni 2026, SMAN 1 Pangkalan Baru menampilkan dua produk utama: Ecoprint Pounding dan tinta alami. Kedua produk ini merupakan hasil karya kreatif siswa yang mengolah bahan-bahan dari lingkungan sekitar.
Tinta alami yang dipamerkan dibuat dari pengolahan daun ketapang. Sementara Ecoprint Pounding menggunakan teknik pencetakan motif pada kain dengan cara memukul daun atau bunga segar di atas permukaan kain, menghasilkan pola yang unik dan organik.
Kunjungan Gubernur Hidayat Arsani ke stan SMAN 1 Pangkalan Baru disambut antusias oleh para guru dan siswa yang terlibat. Mereka mendampingi langsung proses penjelasan produk kepada orang nomor satu di Provinsi Babel tersebut.
Inovasi berbasis kearifan lokal yang ditampilkan para siswa menjadi daya tarik tersendiri. Produk ecoprint dan tinta alami ini menunjukkan bahwa bahan-bahan sederhana di sekitar sekolah bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan seni.
Ajang LKS DIKMEN dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah tahun ini menjadi wadah bagi sekolah-sekolah di Bangka Belitung untuk memamerkan hasil karya siswa. Kehadiran gubernur di stan SMAN 1 Pangkalan Baru dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap pengembangan keterampilan siswa di bidang kreatif dan kewirausahaan.
Produk ecoprint dan tinta alami ini diharapkan bisa terus dikembangkan dan dipasarkan lebih luas. Inisiatif seperti ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong lahirnya wirausaha muda dari lingkungan sekolah.