MENTOK — Sebanyak 34 pejabat administrator, kepala puskesmas, pejabat pengawas, dan fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat resmi dilantik pada Rabu (19/3). Pelantikan yang digelar di Mentok ini menjadi bagian dari strategi pembenahan tata kelola pemerintahan daerah.
Bupati Bangka Barat Markus menyebut bahwa penataan jabatan ini adalah langkah penting untuk mewujudkan organisasi yang lebih profesional dan mampu menjawab tantangan pembangunan. "Setiap pejabat yang dilantik harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan menunjukkan komitmen dalam menjalankan amanah yang diberikan," ujarnya.
Dalam arahannya, Markus menekankan peran vital para pejabat administrator dan pengawas. Menurutnya, keberhasilan program daerah sangat bergantung pada kemampuan mereka dalam mengelola tim dan memastikan kebijakan berjalan sesuai tujuan.
"Sebagai pejabat administrator dan pengawas saudara memiliki peran yang sangat penting. Mereka adalah penggerak organisasi dan berhasil atau tidaknya suatu program sering kali ditentukan oleh kemampuan pejabat mengelola tim, membangun disiplin kerja, dan memastikan setiap kebijakan dilaksanakan dengan baik," kata Markus.
Bupati Markus memberikan tiga instruksi konkret kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, mereka diminta mempelajari tugas dan fungsi unit kerja masing-masing secara mendalam. Kedua, membangun komunikasi dan koordinasi yang baik antar unit.
"Pelajari tugas dan fungsi unit kerja masing-masing, bangun komunikasi dan koordinasi yang baik, dan hadirkan solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi organisasi," tegas Markus.
Langkah ini diambil Pemkab Bangka Barat untuk memastikan birokrasi berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Rotasi, mutasi, dan promosi jabatan dinilai sebagai instrumen penting dalam pembenahan tata kelola di daerah penghasil timah tersebut.