Harga Pertamax di Bangka Belitung Naik Jadi Rp 16.650 per Liter Mulai Hari Ini, Pertalite dan Biosolar Tetap Stabil

Penulis: Hendrizal Satria  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05:31 WIB
Harga Pertamax di Bangka Belitung naik menjadi Rp 16.650 per liter mulai hari ini.

Penyesuaian harga hanya menyasar produk BBM non subsidi. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangan resmi yang diterima di Pangkalpinang pada Rabu, menyatakan keputusan ini mengikuti mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

“Penyesuaian harga Pertamax dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator,” ujar Roberth.

Untuk produk Pertamax Series lainnya, harga Pertamax Turbo (RON 98) tetap di angka Rp 21.200 per liter. Sementara untuk Dex Series, harga Dexlite (CN 51) masih Rp 23.500 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) di Rp 25.350 per liter.

Harga BBM Bersubsidi di Bangka Belitung Tidak Ikut Naik

Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Masyarakat di Bangka Belitung masih dapat membeli Pertalite seharga Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini merupakan komitmen perusahaan dalam menjalankan tugas pendistribusian BBM bersubsidi.

“Kami memastikan pasokan Pertamax tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelas Roberth.

Akses Informasi dan Harga Terbaru

Pertamina Patra Niaga menyebut penyesuaian harga ini merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

Informasi lengkap terkait harga BBM terbaru dapat diakses melalui laman resmi www.pertaminapatraniaga.com dan aplikasi MyPertamina. Masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 untuk pertanyaan lebih lanjut terkait produk dan layanan.

Reporter: Hendrizal Satria
Back to top