Dokter Tifa Siapkan Tiga Guru Besar Kedokteran sebagai Saksi Ahli dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 10:46:31 WIB
Dokter Tifa siapkan tiga guru besar kedokteran sebagai saksi ahli dalam dugaan kasus ijazah palsu Jokowi.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — “Alhamdulillah Saya sudah mendapat konfirmasi dari tiga Guru Besar bidang Kedokteran yang akan memberikan keterangan sebagai AHLI untuk saya, jika perkara dugaan ijazah Palsu JKW jadi disidangkan,” tulis Dokter Tifa di akun X @DokterTifa, Rabu (10/6/2026). SindoNews telah mendapat izin dari yang bersangkutan untuk mengutip pernyataan tersebut.

Identitas Saksi Ahli dan Kesiapan Pembuktian

Dokter Tifa belum merinci nama ketiga guru besar yang dimaksud. Namun, ia menegaskan konfirmasi telah diterima secara langsung dari masing-masing pihak. Langkah ini dinilai sebagai antisipasi awal untuk menghadapi proses hukum yang mungkin ditempuh.

“Mereka akan memberikan keterangan sesuai kompetensi di bidang kedokteran,” ujarnya dalam unggahan yang sama. Pernyataan itu mengindikasikan bahwa pembelaan akan bertumpu pada aspek akademis dan profesional, bukan sekadar argumen administratif.

Dasar Tuduhan Ijazah Palsu yang Dilayangkan

Tudingan ijazah palsu terhadap mantan Presiden Joko Widodo sebelumnya mencuat di media sosial dan menjadi perdebatan publik. Dokter Tifa menjadi salah satu figur yang secara terbuka menyuarakan keraguan terhadap keabsahan dokumen pendidikan kepala negara periode 2014-2024 tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pihak kepolisian atau institusi pendidikan terkait tindak lanjut hukum atas tuduhan itu. Status kasus masih berada pada tahap wacana publik dan belum masuk ke meja hijau.

Strategi Hukum yang Disiapkan

Dengan menghadirkan guru besar kedokteran sebagai saksi ahli, Dokter Tifa tampak menyiapkan landasan ilmiah untuk memperkuat dalilnya. Dalam sistem peradilan Indonesia, keterangan ahli kerap menjadi elemen krusial dalam perkara yang membutuhkan interpretasi teknis.

“Kami akan mengikuti proses sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Dokter Tifa. Ia juga mengisyaratkan akan merilis nama-nama saksi ahli secara resmi jika persidangan benar-benar digelar.

Respons Publik dan Potensi Perkembangan ke Depan

Pengumuman ini memicu beragam reaksi di jagat maya. Sebagian warganet mendukung langkah transparansi yang ditempuh, sementara yang lain mempertanyakan relevansi keahlian kedokteran dalam kasus ijazah palsu.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak mantan Presiden Jokowi atau kuasa hukumnya menanggapi persiapan saksi ahli tersebut. Perkara ini masih menunggu kepastian apakah akan naik ke tingkat penyidikan atau cukup berhenti sebagai polemik di ruang digital.

Reporter: Afrizal Hidayat
Back to top