Petani Belitung Mulai Panen Padi Awal Tahun dengan Produksi Relatif Stabil

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 29 Januari 2026 | 12:30:09 WIB

Belitung — Petani padi di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mulai memasuki masa panen pada periode Januari hingga Februari yang berlangsung di sejumlah kawasan persawahan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung, Tenny Meireni, menyampaikan bahwa beberapa sentra persawahan di daerah tersebut telah memasuki fase panen pada awal tahun ini. Total luas lahan yang dipanen pada periode tersebut diperkirakan mencapai sekitar 50 hektare dan tersebar di beberapa lokasi.

Ia menjelaskan bahwa produktivitas padi pada musim panen Januari–Februari mencapai rata-rata 3,68 ton Gabah Kering Giling per hektare, yang dinilai sudah berada pada tingkat optimal. Meski demikian, terdapat sejumlah area persawahan yang mengalami penurunan hasil akibat terdampak banjir, sementara lokasi lainnya tetap menunjukkan hasil produksi yang baik.

Tenny menambahkan, hingga November 2025, total produksi padi petani di Kabupaten Belitung tercatat mencapai 1.120 ton Gabah Kering Giling dari target produksi tahun 2025 sebesar 1.197 ton. Menurutnya, capaian tersebut tergolong maksimal meskipun petani harus menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu, namun tetap mampu menjaga stabilitas produksi.

Untuk meningkatkan produktivitas padi pada tahun 2026, DKPP Belitung telah menyiapkan berbagai langkah, antara lain penyaluran benih padi varietas unggul, pemberian pupuk bersubsidi, serta pendampingan budidaya padi di lapangan. Upaya tersebut juga mencakup pengendalian hama dan penyakit melalui sekolah lapang serta koordinasi lintas instansi terkait perbaikan dan peningkatan sistem irigasi.

Reporter: Sutomo
Back to top