KapanLagi Book Club Kupas Buku Lagi Probation Bareng Samuel Ray

Penulis: Syahrul Karim  •  Senin, 02 November 2026 | 15:53:31 WIB
Penulis Samuel Ray hadir sebagai narasumber dalam diskusi buku "Lagi Probation" di gedung Kapan Lagi Youniverse, Jumat (30/10/2026).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — KapanLagi Book Club menggelar diskusi buku "Lagi Probation" bersama penulisnya, Samuel Ray, di gedung Kapan Lagi Youniverse pada Jumat (30/10/2026). Buku yang terbit sejak 2020 itu kini diadaptasi menjadi film berjudul "Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?". Peserta diskusi juga diajak menyaksikan trailer film tersebut sebelum sesi refleksi bersama.

Samuel Ray hadir langsung sebagai narasumber dalam sesi yang digelar di gedung Kapan Lagi Youniverse (KLY). Diskusi berlangsung lewat sejumlah sesi interaktif yang mengajak peserta merefleksikan perjalanan hidup, memahami kembali tujuan bekerja, hingga mengenang pengalaman yang telah dilalui.

Buku "Lagi Probation" sendiri hadir dengan menyajikan berbagai tips seputar dunia kerja, mulai dari mencari pekerjaan, menyusun CV, hingga melakukan negosiasi gaji. Setelah sukses dalam format buku, karya tersebut kini masuk ke ranah layar lebar lewat film "Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?".

Berawal dari Keresahan soal HRD Galak

Samuel Ray mengungkapkan bahwa buku pertamanya itu telah hadir sejak 2020. Sebelumnya, pada 2019, ia aktif berbagi tanya jawab di Instagram Story miliknya.

Format tanya jawab tersebut juga dipakai banyak kreator konten lain. Bedanya, format milik Samuel fokus terhadap isu pekerjaan dan seputar HRD. Buku pertamanya itu berangkat dari beragam jawaban untuk para followers-nya.

"Kebetulan aku nulis tentang HRD, karena aku memang praktisinya dari kerjaan tuh HRD. Dari tulisan-tulisan itu, seru tuh banyak yang curhat, banyak yang cerita tentang bosnya. Terus merasa HRD di kantornya galak, jadi topik-topiknya banyak," jelas Samuel.

Dari tulisan-tulisan tersebut, Samuel kemudian diajak oleh Gramedia untuk menulis sebuah buku. Ia pun mengaku sempat ragu lantaran belum punya pengalaman menyusun buku.

"Dan waktu itu akhirnya dikontak sama Gramedia. Gramedia ngajak untuk nulis, aku juga jujur gak tau caranya ya, karena itu awal-awal diajak nulis untuk bikin buku," jelasnya.

Dari Buku ke Film

Buku "Lagi Probation" lahir dari keresahan Samuel terhadap anggapan bahwa HRD merupakan sosok yang perlu ditakuti para pencari kerja. Sebagai praktisi HR, ia sering menemukan cerita di media sosial tentang kandidat yang merasa takut ketika harus berhadapan dengan HRD.

Keresahan itu pula yang membuat buku ini mudah diterima pembaca. Topik seputar dunia kerja, dari proses melamar hingga negosiasi gaji, dibahas dengan pendekatan yang dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Dalam rangkaian acara KapanLagi Book Club, peserta juga diberikan kesempatan menyaksikan trailer film "Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?". Pemutaran trailer itu dilanjutkan dengan berbagai sesi seru lainnya.

Relevansi di Pasar Hiburan Indonesia

Adaptasi buku ke film menunjukkan minat pasar hiburan Indonesia terhadap cerita bertema dunia kerja. Isu seputar HRD, rekrutmen, dan tekanan di kantor menjadi bahan yang akrab bagi pembaca usia produktif.

Kehadiran Samuel Ray dalam diskusi ini memperkuat posisi KapanLagi Book Club sebagai ruang temu antara penulis dan pembaca. Formatnya bukan sekadar bedah buku, tapi juga refleksi bersama soal makna bekerja.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top