Pertamina Patra Niaga Tambah 72 Mobil Tangki, Antrean BBM di 5 Provinsi Melandai

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:23:01 WIB
Mobil tangki BBM bersiap menyalurkan bahan bakar di terminal Pertamina.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — PT Pertamina Patra Niaga menambah 72 mobil tangki dan memperpanjang operasional sejumlah terminal menjadi 24 jam untuk mempercepat penyaluran BBM di Bali, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Lampung, dan Gorontalo. Langkah ini diambil setelah antrean panjang di SPBU sejumlah wilayah dilaporkan berangsur terkendali pada pemantauan operasional Selasa (27/10). Penambahan armada menyasar titik-titik yang masih membutuhkan percepatan pasokan agar pelayanan ke masyarakat tidak terganggu.

Paragraf pembuka: Percepatan distribusi dilakukan lewat kombinasi penambahan armada mobil tangki, penguatan operasional terminal BBM, dan pengaturan jadwal pengiriman berdasarkan kondisi lapangan. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan pemantauan stok dan penyaluran dilakukan berkala, dengan prioritas pengiriman ke SPBU yang membutuhkan pasokan tambahan.

Rincian Penambahan Armada per Wilayah

Di Jawa Timur, Pertamina Patra Niaga menambah 41 mobil tangki melalui skema spot charter dengan kapasitas total 1.184 kiloliter. Sejumlah terminal dioperasikan penuh 24 jam, sementara layanan di 17 SPBU juga dioptimalkan untuk melayani pembelian BBM sepanjang hari.

Sulawesi Utara mendapat tambahan 11 mobil tangki berkapasitas 200 kiloliter, disertai perpanjangan jam operasional Integrated Terminal Bitung menjadi 24 jam. Adapun di Lampung, penambahan mencapai 20 mobil tangki dengan kapasitas 320 kiloliter, ditambah pengalihan pasokan dari IT Palembang sebesar 120 kiloliter.

Secara nasional, perusahaan memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang menjadi perhatian, mengalihkan pasokan dari terminal penyangga bila diperlukan, serta mengatur jadwal mobil tangki mengikuti kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah. Pemantauan dilakukan hingga BBM tiba dan dibongkar di SPBU.

Antrean di Bali, Jatim, dan Sulut Kembali Terkendali

Hasil pemantauan operasional Selasa (27/10) menunjukkan antrean di Bali, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara telah kembali terkendali. Sementara antrean di Lampung dan Gorontalo terus menurun, meski pemantauan dan langkah penanganan tetap diintensifkan.

Kitty menjelaskan setiap wilayah punya tantangan distribusi yang berbeda, mulai dari lonjakan permintaan, jarak tempuh dan medan sulit, hingga kendala akses kapal ke terminal tertentu. Karena itu, penanganan disesuaikan dengan kondisi lapangan, antara lain melalui pengalihan pasokan, percepatan pengiriman, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait.

Pengawasan Antrean dan Imbauan ke Masyarakat

Selain memperkuat pasokan, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan pengawasan distribusi dan pengaturan antrean di SPBU. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dijalankan untuk memastikan penyaluran BBM sesuai ketentuan.

Perusahaan mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian berlebihan. Langkah operasional akan terus disesuaikan dengan perkembangan pasokan dan kondisi SPBU di lapangan.

Bagi masyarakat, penambahan armada dan perpanjangan jam terminal berdampak langsung pada waktu tunggu di SPBU, terutama di wilayah dengan medan sulit dan akses logistik terbatas. Bagi pelaku usaha dan transportasi, kelancaran pasokan menjadi penentu aktivitas harian. Perusahaan memastikan penyesuaian langkah operasional berlanjut selama kondisi lapangan menuntut.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top