KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Megawati Hangestri Pertiwi menutup laga melawan GS Caltex sebagai pendulang poin tertinggi Hillstate dengan 15 poin di KOVO Cup 2026, Jumat (16/10). Meski Hillstate kalah 0-3 (23-25, 15-25, 22-25) dan gagal ke semifinal, efektivitas serangan Megawati justru melonjak ke 50 persen dari sebelumnya hanya sekitar 30-an persen.
Kekalahan tiga set langsung atas GS Caltex di ajang pramusim Korea itu tidak menyisakan banyak ruang bagi Hillstate untuk bergerak. Namun dari sisi performa individu, Megawati meninggalkan lapangan dengan catatan yang layak dicermati pelatih Kang Sung Hyung.
Poin demi poin dari atlet asal Jember tersebut lahir lewat 14 serangan sukses dari 28 percobaan, ditambah satu blok. Total 15 poin itu hanya terpaut dua angka dari Gyselle Silva, opposite GS Caltex yang mengemas 17 poin dan menjadi motor serangan lawan sepanjang pertandingan.
Megawati mengisi posisi opposite dan langsung menyumbang poin sejak set pertama. Beberapa kali ia menembus blok GS Caltex, meski tidak selalu berhasil melewati blokade yang dibangun pemain-pemain lawan.
Pada set kedua, ketika Hillstate mulai tertinggal jauh, Kang Sung Hyung menarik Megawati keluar lapangan. Ia baru dimasukkan kembali pada set ketiga dan mengambil peran sebagai andalan pendulang poin.
Keputusan itu tidak sia-sia. Megawati kembali menemukan ritme serangannya di set penutup, meski Hillstate tetap tidak mampu mengejar ketertinggalan.
Perbandingan dengan laga sebelumnya melawan Hi Pass menunjukkan grafik yang menanjak. Saat menghadapi Hi Pass, Megawati memproduksi 14 poin dengan efektivitas serangan di kisaran 30-an persen.
Melawan GS Caltex, jumlah poinnya bertambah menjadi 15 dan efektivitas serangannya menyentuh 50 persen. Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan pertahanan GS Caltex yang diperkuat Gyselle Silva.
Bagi Megawati, turnamen ini bukan pengalaman pertama di Korea. Ia sudah berlaga di sana pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, sehingga adaptasi dengan gaya permainan V-League bukan hal baru.
Hillstate harus mengakhiri perjalanan di KOVO Cup 2026 lebih cepat setelah tersingkir di fase grup. Fokus tim kini beralih ke persiapan musim reguler, dengan catatan performa Megawati sebagai salah satu modal yang bisa diandalkan.
Konsistensi angka di dua laga terakhir menjadi sinyal positif. Jika efektivitas serangan 50 persen bisa dipertahankan, Megawati berpeluang kembali menjadi tumpuan utama Hillstate di kompetisi yang sesungguhnya.