PURWOKERTO — Bantuan air bersih itu disalurkan lewat program bertema "Setetes Air, Sejuta Harapan". Warga di lima kecamatan penerima tercatat mengalami keterbatasan akses air bersih selama musim kemarau.
Penyaluran menyasar warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan dasar. Selain konsumsi, air bantuan dipakai untuk menjaga kebersihan dan menunjang aktivitas sehari-hari.
Wilayah yang dijangkau tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Banyumas. Berikut daftarnya:
Kelimanya masuk kategori terdampak kekeringan. Warga di wilayah tersebut menghadapi persoalan serupa: sumber air menyusut dan pasokan harian tidak lagi cukup.
Ketersediaan air bersih menjadi tantangan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Kondisi itu menyentuh kebutuhan paling dasar rumah tangga, mulai dari memasak, minum, hingga sanitasi.
Ketika akses air terbatas, beban warga bertambah. Mereka harus mencari sumber lain atau membeli air, yang berarti pengeluaran ekstra di tengah keterbatasan ekonomi.
Bantuan tangki air dinilai dapat meringankan beban tersebut. Setidaknya untuk sementara, kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi tanpa warga harus menempuh jarak jauh mencari air.
Bank Mandiri Taspen Cabang Purwokerto turut berpartisipasi dalam penyaluran bantuan air bersih tersebut. Partisipasi ini menyasar langsung warga di kabupaten yang mengalami kekeringan.
Program bantuan air bersih menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi warga di wilayah operasionalnya. Kegiatan serupa umum dilakukan sejumlah lembaga saat musim kemarau melanda daerah tertentu.
Bagi warga penerima, bantuan 10 tangki air itu diharapkan dapat menutup kebutuhan harian selama pasokan dari sumber utama belum pulih. Penyaluran dilakukan bertahap sepanjang periode 26 September hingga 10 Oktober 2026.