SIMPANG RIMBA — Rombongan PWI Babel Peduli tiba di posko pengungsian korban kebakaran Dusun Serdang sekitar pukul 13.39 WIB, Selasa (13/10/2026). Kedatangan mereka dipimpin Ketua PWI Babel Mohammad Fathurrakhman alias Boy, didampingi jajaran pengurus serta Pembina PWI Bangka Selatan Dedy Irawan.
Begitu armada berhenti, petugas posko langsung membongkar muatan untuk disalurkan ke para pengungsi. Distribusi dikawal ketat agar kebutuhan mendesak warga, khususnya kelompok rentan, bisa segera terpenuhi.
Dana Rp142,5 juta yang diserahkan merupakan hasil penggalangan donasi masyarakat yang dimulai Minggu lalu. Boy menyebut pihaknya sengaja memprioritaskan kelompok rentan karena kebutuhan mereka paling mendesak berdasarkan pantauan tim di lapangan.
"Alhamdulillah, armada kami tiba dengan aman dan semua bantuan ini kami serahkan langsung kepada Pak Bupati untuk didistribusikan. Fokus utama kami memang kelompok rentan seperti ibu-ibu, anak-anak, dan balita, karena berdasarkan pantauan tim kami, kebutuhan spesifik mereka yang paling mendesak saat ini," ujar Boy.
Ia menjelaskan bantuan fisik diarahkan pada perlengkapan tidur, sanitasi, dan kebutuhan nutrisi balita. Langkah itu diambil supaya pasokan tidak tumpang tindih dengan kebutuhan dapur umum yang sudah berjalan.
Sejumlah barang diserahkan dalam rombongan tersebut. Rinciannya sebagai berikut:
"Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 50 karpet spons, 30 kasur busa lipat, 80 selimut, dan 100 bantal. Selain itu, tersedia susu khusus balita, susu UHT, makanan pendamping ASI (MPASI), biskuit, popok sekali pakai, serta perlengkapan sanitasi perempuan dan kebutuhan kebersihan, seperti pembalut, sabun mandi, sampo, pasta gigi, sikat gigi, dan sabun cuci pakaian," jelasnya.
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid menyampaikan terima kasih kepada PWI Babel dan masyarakat yang terlibat dalam aksi solidaritas tersebut. Menurutnya, bantuan itu sangat membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan warga yang belum sepenuhnya terakomodasi di pengungsian.
"PWI Babel sangat luar biasa. Kami mewakili masyarakat yang terdampak sangat berterima kasih kepada Bang Boy dan rekan-rekan PWI. Saya berharap bantuan ini tepat sasaran dan akan kami salurkan sesuai keinginan kawan-kawan PWI. Saya juga berharap PWI bisa terus membantu masyarakat Serdang," ungkapnya.
Riza juga mengimbau warga yang ingin menggalang dana atau membuka donasi bagi korban kebakaran agar berkoordinasi melalui satu pintu resmi di Dinas Sosial. Koordinasi itu diperlukan untuk menjaga transparansi, menghindari tumpang tindih bantuan, dan memastikan seluruh kebutuhan pengungsi terdistribusi merata.
Usai penyerahan bantuan, rombongan PWI Babel bersama Bupati meninjau langsung kawasan yang terdampak kebakaran.
Kebakaran yang melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung II, pada Sabtu (10/10/2026) menghanguskan 382 rumah warga. Sekitar 2.000 jiwa harus bertahan di pengungsian darurat hingga bantuan bergulir dari berbagai pihak.
Di tengah kondisi tersebut, PWI Babel Peduli menjadi salah satu bentuk solidaritas masyarakat untuk meringankan beban korban sekaligus mendukung penanganan darurat Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.