PANGKALPINANG — Aksi solidaritas jurnalis di Bangka Belitung berjalan cepat. Baru dibuka Minggu siang, penggalangan dana yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Babel sudah mengumpulkan Rp 105.500.000 pada malam harinya.
Dana tersebut berasal dari berbagai pihak yang menyatakan kepedulian terhadap bencana kebakaran yang menghanguskan 500 rumah di Dusun Serdang 2, Desa Jelutung, Simpang Rimba, Bangka Selatan, Sabtu (10/10/2026). Sebanyak 2.000 warga kini bertahan di tenda-tenda pengungsian.
PWI Babel tidak menyalurkan dana dalam bentuk uang tunai. Bantuan akan dikonversi menjadi barang kebutuhan yang menyasar kelompok paling rentan di pengungsian, terutama anak dan perempuan.
Ketua PWI Babel M Fathurrakhman menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah menyumbang. Ia menyebut penggalangan dana masih terus dibuka selama masa tanggap darurat berlangsung.
"Alhamdulillah lewat aksi #PWIBABELPeduli sejak dibuka penggalangan dana Minggu siang hingga malam sudah terkumpul Rp 105,5 juta dari berbagai pihak yang peduli," kata Fathurrakhman, Minggu malam.
Pria yang akrab disapa Boy itu mengajak masyarakat di luar lingkaran jurnalis untuk ikut meringankan beban para korban. Menurutnya, bantuan tidak harus berupa uang.
"Kami mengajak masyarakat secara luas untuk bersama-sama membantu baik materi maupun doa sebagai penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ucapnya.
Kebakaran yang terjadi Sabtu (10/10/2026) menghanguskan 500 rumah dalam waktu singkat. Warga Dusun Serdang 2 kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka.
Pengungsian di Simpang Rimba masih menampung ribuan warga. Kebutuhan harian seperti pangan, air bersih, pakaian, dan perlengkapan bayi menjadi prioritas dalam beberapa hari ke depan.
PWI Babel menyatakan akan terus memperbarui jumlah donasi yang masuk. Penyaluran dilakukan bertahap menyesuaikan kebutuhan yang paling mendesak di lokasi pengungsian.
Bagi warga yang ingin ikut membantu, aksi #PWIPeduliBencanaKebakaranSerdang masih menerima sumbangan melalui kanal yang disiapkan PWI Babel.